Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Selasa, 31 Januari 2023 - 11:21 WIB

PEMERINTAH DAERAH (PEMDA) DIMINTA TERTIBKAN BANGUNAN LIAR DI TEPI PANTAI.

Selasa,31 Januari 2023.12:02 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.COM.
Sekretaris Tim investigasi Perskpktipikor. Com Rusli Ishak, meminta pemerintah daerah yang memiliki kewenangan terkait penertiban bangunan liar di sempadan pantai.

Harapan ini kami sampaikan agar semua pihak seperti Camat Kecamatan Weda, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera menertibkan bangunan liar yang berdiri di sempadan pantai.

Lanjut ketua literasi Were mandiri Bakir Oesman mengatakan, dalam catatan panjang garis sempadan pantai kecamatan Weda yang diapit oleh tiga desa kurang lebih tiga kilo meter, sepertinya jauh berkurang bukan akibat terkikis ombak. Melainkan adanya bangunan liar lainnya yang mulai tersebar di sempadan pantai, ungkapnya.

“Kami melihat kondisi pantai saat ini sudah rusak oleh orang-orang yang tamak dan tidak memikirkan dampak kerusakan terhadap bibir sempadan pantai,” kata Bakir, kepada Pers Tipikor-Id, selasa (31/1).

“Untuk itu kami minta pemerintah daerah, pemerintah kecamatan agar bersinergi dan bertindak, karena dalam Undang-Undang No. 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil menegaskan, yang dimaksud dengan sempadan pantai adalah daratan sepanjang tepian pantai yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai,paparnya

Olehnya itu dengan adanya bangunan liar selain mengurangi nilai estetika, tiap bangunan yang ada telah melewati batas Garis Sempadan pantai,maka secara tegas kami sampaikan kepada sejumlah pihak terkait agar secepatnya dan tanpa pandang bulu segera tiadakan dan atau tertibkan bangunan liar tersebut, tegasnya.

Terpisah Camat Kecamatan Weda Ilham Hi Suud, SP mengatakan, memang benar kami sudah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya bangunan liar tersebut. Olehnya itu kami juga telah berkoordonasi dengan Dinas Perkim, Dinas PU dan Satpol PP, ungkapnya.

Tambahnya lagi, kami juga telah menyampaikan kepada pihak pemerintah desa agar secepatnya mendata berapa banyak bangun-bangunan liar tersebut. Katanya lagi, kami juga berharap agar para pemilik sadar apa yang dibuat telah menyalahi ketentuan, ucapnya. (Rosa).

READ  Ridol Arimawa Protes Pemberitaan Sepihak Soal Hasil Pilkades Fritu.

Share :

Baca Juga

Daerah

Harapan Terjawab, SLB Negeri Weda Terima Hibah Bus Sekolah dari Pemda Halmahera Tengah.

Daerah

Ratusan Juta Tak Terserap, Program Pendidikan Nonformal Halteng Gagal Menyentuh Sasaran.

Daerah

Sejumlah Pejabat Publik Gunakan Rumah Dinas, Sebagai Posko Tampungan Simpatisan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Ims-Adil.

Daerah

Inovasi Baru Bidang Perkebunan Kabupaten Halmahera Tengah, “Sosialisasi Strategi Pengembangan Diversifikasi Produk Olahan Pala Varietas Patani”.

Daerah

Proyek Jembatan Gagal, Salah Satu Tokoh Masyarakat Desa Yeisowo Geram dan Desak APH Bertindak.

Daerah

KEJAKSAAN NEGERI HALMAHERA TENGAH, DI MINTA PERIKSA DANA DESA WAIRORO INDAH.

Daerah

Temuan BPK, Wakasek KNPI Desak Kejari Panggil Dan Periksa Kadis Pendidikan Halmahera Tengah.

Daerah

TERUNGKAP VIDIO BERDURASI 0:16 DETIK OKNUM ANGGOTA DPRD AKTIF BUAT ONAR.

You cannot copy content of this page