Jumat, 30 Januari 2026. 14:14 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID —Harapan panjang keluarga besar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Weda akhirnya terjawab. Di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah, berdiri anak-anak dengan keterbatasan khusus—anak-anak istimewa yang selama ini menjalani hari-hari sekolah dengan kesabaran dan keteguhan.
Hari ini menjadi hari yang berbeda. Bukan karena kemeriahan, tetapi karena kehangatan yang perlahan menyentuh hati. Satu unit bus sekolah resmi diserahkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah untuk mereka—anak-anak berkebutuhan khusus.
Tak ada sorak sorai berlebihan. Tak pula ada air mata yang mengalir. Namun di balik raut wajah polos itu, tersimpan rasa bahagia yang tak mampu diucapkan dengan kata-kata. Bagi sebagian dari mereka, air mata bahagia mungkin hanya hadir di dalam hati. Yang terlihat hanyalah senyum—senyum tulus, senyum sederhana, senyum bangga. Pada mimik wajah mereka, seakan ada ungkapan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan Kepala Dinas yang ingin disampaikan, meski tak semua mampu mengucapkannya. Hari ini, mereka benar-benar merasakan bahwa mereka diperhatikan, bahwa kehadiran mereka diakui.
Bus sekolah tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah, Muksin Ibrahim, yang mewakili Bupati Halmahera Tengah. Penyerahan berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Junaidi Gailea, serta seluruh jajaran dan pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah.
Penyerahan bus sekolah ini menjadi momen yang sangat berarti bagi SLB Negeri Weda. Selama ini, keterbatasan transportasi bukan sekadar persoalan jarak, tetapi juga menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan rasa aman bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kehadiran bus sekolah ini bukan hanya sebuah kendaraan, melainkan wujud perlindungan, kemudahan, dan harapan baru bagi anak-anak yang selama ini berjuang dalam sunyi.
Dalam sambutannya, Kadis Pendidikan Muksin Ibrahim menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah dalam memastikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh anak, tanpa memandang keterbatasan yang dimiliki.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan anak-anak kita, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, mendapatkan fasilitas yang layak, aman, dan manusiawi dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Negeri Weda menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Kepala Dinas Pendidikan, serta seluruh pihak yang telah peduli dan mewujudkan harapan kami. Bantuan bus sekolah ini sangat berarti, bukan hanya bagi siswa-siswi SLB Negeri Weda, tetapi juga bagi orang tua yang selama ini turut berjuang mendampingi anak-anak mereka,” ungkap Kepala Sekolah.
Ia menambahkan, keberadaan bus sekolah ini tidak hanya mendukung kelancaran proses belajar-mengajar, tetapi juga menjadi simbol kehadiran dan keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan inklusif di Kabupaten Halmahera Tengah.
Dengan adanya bantuan ini, SLB Negeri Weda diharapkan semakin optimal dalam memberikan pelayanan pendidikan yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi peserta didik berkebutuhan khusus—sekaligus menjadi pengingat bahwa negara benar-benar hadir, bahkan untuk anak-anak yang kerap berjalan dalam keterbatasan, namun memiliki hak yang sama untuk bermimpi. (Editor: Rosa).







