Rabu, 29 Juli 2026. 15:03 WIT.
HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Aktivitas di Pelabuhan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, terus mengalami peningkatan seiring masuknya tiga kapal, yakni KM Cantika 10 C, KM Fajar Baru 8, dan KMP Arar, yang melayani penumpang maupun distribusi barang dari berbagai daerah.
Pantauan Pers Tipikor.id pada Rabu 29 Juli 2026 di kawasan Pelabuhan Weda menunjukkan meningkatnya aktivitas tersebut berdampak pada kepadatan kendaraan. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak terparkir di bahu jalan depan pelabuhan. Bahkan, halaman depan bangunan perhubungan juga dipenuhi kendaraan yang parkir.
Salah seorang buruh TKBM Yefi Berkarya Mandiri, Nadi, mengatakan kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap kali kapal dari Sorong maupun Ambon bersandar di Pelabuhan Weda.
“Kalau kapal dari Sorong atau Ambon masuk, kendaraan pasti padat. Banyak yang parkir di bahu jalan karena belum ada tempat yang memadai. Menurut saya sudah saatnya pemerintah membangun rest area agar kendaraan tidak lagi memenuhi bahu jalan,” ujar Juned.
Menurutnya, keberadaan rest area tidak hanya akan mengurai kepadatan parkir di kawasan pelabuhan, tetapi juga berpotensi menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Apabila dibangun pada aset milik pemerintah daerah dan dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk area parkir, UMKM, serta layanan pendukung lainnya yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Halmahera Tengah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pemerintah daerah memiliki dasar untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah sesuai kewenangannya. Karena itu, pembangunan rest area di kawasan Pelabuhan Weda dinilai layak dipertimbangkan sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus upaya mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah dan potensi PAD.
Dengan meningkatnya aktivitas pelabuhan dari waktu ke waktu, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama instansi terkait segera mengkaji pembangunan rest area di kawasan Pelabuhan Weda. Selain menciptakan ketertiban dan keselamatan lalu lintas, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan potensi penerimaan daerah. (Editor: Rosa).




