Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 9 Maret 2026 - 03:51 WIB

“Sungai di Weda Simpan Rahasia Logam Mulia, Penelitian Ungkap Anomali Emas”.

Senin, 9 Maret 2026. 04:45 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Siapa sangka, sedimen sungai di Weda, Halmahera Tengah, ternyata menunjukkan indikasi keberadaan emas (Au). Penelitian geokimia oleh tim Universitas Padjadjaran pada tahun 2017 menemukan anomali unsur emas dalam sedimen sungai, menandai area ini sebagai titik dengan potensi logam mulia yang sebelumnya belum banyak diketahui publik.

Informasi ini berdasarkan data penelitian yang berhasil dikantongi oleh Pers Tipikor.id. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah berjudul “Zonasi Anomali Unsur Geokimia di Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara Berdasarkan Analisis Univariat dan Multivariat.”

Tim peneliti — Ahmad Fadhly, Ildrem Syafri, dan Abdurrokhim dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran — melakukan penelitian di wilayah Weda dengan cakupan area sekitar 10 km × 15 km.

Metode penelitian menggunakan pendekatan geokimia dengan pengambilan 137 sampel sedimen sungai, 87 konsentrat dulang, dan 12 sampel batuan, yang kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS) untuk mengukur kandungan unsur logam.

Sejumlah unsur logam dianalisis, antara lain tembaga (Cu), timbal (Pb), seng (Zn), kobalt (Co), nikel (Ni), mangan (Mn), perak (Ag), litium (Li), kalium (K), besi (Fe), kromium (Cr), dan emas (Au).

Hasil analisis menunjukkan adanya nilai anomali emas sebesar 63,10 ppb (≈0,063 ppm), membuktikan bahwa sungai-sungai di Weda memiliki jejak logam mulia yang signifikan.

Penelitian ini menggunakan metode statistik univariat dan multivariat untuk memetakan zonasi anomali logam dan menentukan konsentrasi unsur yang lebih tinggi dibandingkan nilai latar belakang geokimia. Melalui analisis tersebut, tim peneliti berhasil memetakan zonasi anomali unsur geokimia di wilayah Weda berdasarkan data sedimen sungai, konsentrat dulang, dan sampel batuan yang dikumpulkan.

READ  Mengungkap Fakta, Material Batuan dan Tanah ‘Dikeruk’ Bebas! Material Diambil Tanpa Izin.

Temuan ini menjadi bagian dari pemetaan geokimia regional yang bertujuan memahami distribusi unsur logam di wilayah Weda, Halmahera Tengah.

Meskipun nilai anomali emas yang ditemukan masih tergolong indikasi awal, penelitian ini memberikan informasi penting bagi pengembangan ilmu geologi dan potensi mineral di daerah.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Felni Pasoi Sempatkan Diri Ikut Prosesi Pemakaman Warga Desa Tilope.

Daerah

Komitmen di Hari Libur, Kadis Pendidikan Halteng Awasi Pembangunan Sekolah.

Daerah

Adanya Alarm Bahaya Pada Belanja Tak Terduga Non Bencana Alam.

Daerah

Empat Tahun Berjuang di Atas Tempat Tidur, Warga Lumpuh Kini Dapat Bantuan dari Polres Halteng.

Daerah

Korwil dan Kecamatan Weda Utara Tinjau Sekolah: Soroti Kesejahteraan Guru dan Tertib Administrasi.

Daerah

Kandidat Doktor Ilmu Komunikasi; Selain 5 Program Prioritas, Pj Bupati Halteng Ir. Ikram Malan Sangadji, Diminta Seriusi Infrastruktur.

Daerah

Air PDAM Tak Mengalir, Sejumlah Pipa Rusak: Petugas Masih Lanjutkan Perbaikan.

Daerah

Perusahaan Jangan Tutup Mata Dengan Pencemaran Lingkungan Dikecamatan Weda Tengah

You cannot copy content of this page