Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:08 WIB

“Dugaan Pembiaran Galian C di Weda Tengah: Siapa Dalang di Balik Aktivitas Ilegal Ini?”

Sabtu, 20 Januari 2025.02:06 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Aktivitas galian C di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, terkesan dibiarkan bebas. Penambangan material yang diduga ilegal ini berlangsung terbuka, menggunakan alat berat dalam jumlah besar, namun tidak ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) maupun instansi terkait.

Pantauan Pers Tipikor.id pada Jum’at, 9 Januari 2025, di lokasi SP 4 Desa Woekob, sedikitnya empat unit ekskavator terlihat beroperasi aktif. Skala operasi yang masif ini menimbulkan dugaan kuat adanya pihak tertentu yang menjadi dalang di balik aktivitas ilegal tersebut.

Kepala Desa Woekob, Jeferson Burnama, menegaskan bahwa pihak pengelola tidak pernah memberikan pemberitahuan maupun koordinasi kepada pemerintah desa.

“Sampai sejauh ini, ketika galian itu beroperasi tidak ada pemberitahuan ke desa. Kami juga tidak tahu dan tidak ada kontribusi atau fee apa pun untuk desa,” kata Jeferson.

Maraknya aktivitas galian C ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait pengawasan dan penegakan hukum di Kecamatan Weda Tengah. Aktivitas yang menggunakan alat berat secara terbuka ini tidak memiliki izin pemerataan maupun izin lainnya dari pemerintah daerah, melanggar Peraturan Menteri ESDM dan Peraturan Daerah tentang galian C, dan terkesan dibiarkan bebas tanpa penindakan.

Kondisi ini menegaskan perlunya tindakan cepat dari Aparat Penegak Hukum dan dinas teknis terkait untuk menghentikan operasi ilegal sebelum kerusakan lingkungan dan kerugian masyarakat semakin meluas. (Editor: Rosa).

READ  FPII Jawa Barat Desak Penegakan Hukum: Intimidasi Terhadap Jurnalis Sukabumi Harus Ditindak Tegas.

Share :

Baca Juga

Daerah

Sehari Sesudah Pencoblosan dan Penghitungan Suara Pilkada, Dua Orang ASN Halteng Dimutasi.

Daerah

Pj Kades Gemia Dituding Jadikan Jabatan Ladang Bisnis, Warga Minta Bupati Bertindak Tegas

Daerah

Kapolda Maluku Utara: Penanganan Kasus KDRT Berjalan Secara Profesional dan Prosedural.

Daerah

Puluhan Rumah Layak Huni (RLH) Tak Tuntas, Aparat Penegak Hukum (APH) Diminta Dalami.

Daerah

Tantangan Berat Pemerintah Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem.

Ekonomi

PENJABAT BUPATI, DITANTANG AUDIT INVESTIGASI PROYEK ISLAMIC CENTER.

Daerah

Penampakan Mobil Dinas Mangkal Didepan Mall Kota Ternate.

Daerah

Akhirnya Tim Operasi Gabungan Tutup Galian C Tanpa Izin.

You cannot copy content of this page