Selasa, 6 Januari 2025 | 00.49 WIT
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Warga Desa Waleh, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, digegerkan oleh dugaan percobaan penculikan anak yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Informasi tersebut beredar melalui sebuah unggahan di grup Facebook Jual Beli Area Sagea/Kiya yang diposting oleh akun Facebook Raisyay Alika Faojan, kemudian dibagikan kembali oleh sejumlah pengguna lainnya. Unggahan tersebut sontak menuai perhatian publik dan memicu beragam komentar dari warganet.
Beredarnya informasi itu mendorong masyarakat mempertanyakan kebenaran serta kronologis dugaan peristiwa yang disebut terjadi di Desa Waleh.
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, Pers Tipikor.id mengonfirmasi Kepala Desa Waleh, Anhar Safar. Ia membenarkan bahwa pemerintah desa telah menerima laporan awal dari Ketua Dusun II terkait dugaan kejadian tersebut.
Menurut Anhar, dugaan peristiwa itu terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.40 WIT di wilayah Desa Waleh. Terduga pelaku disebut merupakan orang yang belum diketahui identitasnya, menggunakan sepeda motor dan bergerak ke arah Patani.
“Untungnya jarak belum terlalu jauh dari desa, anak kecil itu melompat dari motor,” ungkap Anhar Safar.
Anak tersebut diketahui bernama Ejal. Berkat keberanian korban, dugaan peristiwa mencurigakan itu tidak berlanjut lebih jauh dan kini menjadi perhatian serius masyarakat setempat.
Sementara itu, salah satu akun Facebook bernama Waina Rasid Latango turut memberikan komentar yang menjelaskan dugaan kronologis kejadian berdasarkan informasi yang ia dengar. Dalam keterangannya, korban disebut berjalan kaki seorang diri menuju rumah kakeknya. Di tengah perjalanan, sebuah sepeda motor berhenti dan diduga menawarkan tumpangan.
Namun, setibanya di depan rumah tujuan, pengendara motor tersebut diduga tidak berhenti dan justru melanjutkan perjalanan. SelasaMerasa takut, korban kemudian diduga nekat melompat dari sepeda motor. Pengendara tersebut juga diduga langsung meninggalkan lokasi tanpa menunjukkan itikad untuk berhenti.
Hingga berita ini dipublikasikan, Pers Tipikor.id masih terus berupaya mengonfirmasi pihak Polsubsektor Weda Utara guna memperoleh keterangan resmi serta klarifikasi atas dugaan percobaan penculikan anak yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
(Editor: Rosa)


