Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:21 WIB

“Kontras Progres RLH Gemia: Ada yang Rampung 100%, Ada yang Baru Tumpukan Batu”.

Jum’at, 5 Desember 2025.09:19 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Proyek Rumah Layak Huni (RLH) milik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Halmahera Tengah untuk penerima manfaat di Desa Gemia, Kecamatan Patani Utara, kembali memicu tanda tanya besar. Lebih dari satu bulan berlalu, namun satu unit RLH justru baru material batu yang ada dilokasi.

Padahal, dari total 5 unit RLH yang dialokasikan di Desa Gemia, empat unit lainnya dilaporkan sudah bergerak—bahkan ada yang menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen. Kontrasnya, satu unit masih berada pada titik nol, hanya menyisakan tumpukan batu tanpa fondasi, rangka, maupun aktivitas.

Perbandingan semakin mencolok ketika salah satu unit RLH lain hanya membutuhkan waktu 1 bulan 9 hari untuk rampung 100 persen, meski pencairan anggarannya baru mencapai 30 persen. Sementara itu, unit yang belum dikerjakan sama sekali justru diduga sudah menerima pencairan dana, berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Seorang warga Desa Gemia melalui pesan Messenger mengungkapkan bahwa kabar mengenai pencairan anggaran telah lama terdengar, namun kejelasan soal pelaksana proyek—termasuk nama CV—hingga kini belum terkonfirmasi.

“Baru batu saja, belum ada kerja. Katanya dana sudah cair, tapi torang tara tau siapa CV-nya,” ujar warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Kondisi timpang ini kemudian viral di media sosial Facebook. Salah satu warga mengunggah foto lokasi proyek yang tak kunjung bergerak, memicu beragam komentar dan dorongan agar pemerintah daerah segera turun tangan. Banyak warga mempertanyakan bagaimana empat unit bisa berjalan, sementara satu unit lainnya tak menyentuh progres sama sekali.

Pers Tipikor.id telah mengonfirmasi Kepala Dinas Perkim Halmahera Tengah. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan unit RLH tersebut, termasuk status pencairan dana dan pelaksana pekerjaan. (Editor: Rosa).

READ  Pemda Diminta Perbaiki Saluran Ambruk di Jalan Samping SMA Negeri 1 Weda.

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Kuat Tak Kantongi Izin, KKP Diminta Periksa Proyek Break Water Pantai.

Daerah

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) DERMAGA MESSA HARUS DIMINTAI KETERANGAN.

Daerah

Mengurai Mekanisme Pencairan dan Rantai Tanda Tangan Proyek Jalan Sif–Palo Serta Kondisi Jalan Saat Ini.

Daerah

“Sungai Kobe Terancam, Warga di Ujung Risiko: Aktivitas Berizin atau Bom Waktu?”

Daerah

Miris!!! Puluhan Proyek RLH Diera Ikram M Sangaji Mantan Pj. Bupati Tak Kunjung Tuntas.

Daerah

Pemkab Halmahera Tengah Serahkan SK Kepala Sekolah di Weda Selatan, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Daerah

Pj Sekda Halmahera Tengah Yang Baru, “Besok Segera Dilantik”.

Daerah

PENJABAT BUPATI DIMINTA BENTUK TIM, USUT TAMBANG NIKEL ILEGAL.

You cannot copy content of this page