Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 14 November 2025 - 21:54 WIB

Empat Tahun Berjuang di Atas Tempat Tidur, Warga Lumpuh Kini Dapat Bantuan dari Polres Halteng.

Jum’at, 14 November 2025.22:51 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kepedulian Polres Halmahera Tengah kembali terlihat ketika aparat kepolisian turun langsung membantu seorang warga Desa Goeng, Kecamatan Weda, yang telah menderita kelumpuhan dan terbaring lemah di tempat tidur selama kurang lebih empat tahun.

Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Halteng, Sahjuan Sangaji, atas instruksi Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto S.Pd.T., S.I.K., M.H.

Langkah tersebut diambil setelah polisi menerima informasi dari warga mengenai kondisi memprihatinkan seorang perempuan yang sudah lama sakit dan hanya dirawat oleh satu-satunya anak laki-lakinya yang masih lajang.

Selama empat tahun, sang anak berjuang sendirian merawat ibunya, dengan harapan suatu saat ada pihak yang peduli dan dapat membantu agar ibunya memperoleh perawatan yang lebih layak.

Setelah menerima laporan tersebut, Polres Halteng bergerak cepat melakukan koordinasi dengan RSUD Weda. Berkat kolaborasi tersebut, pasien langsung dievakuasi dari rumahnya dan dibawa ke RSUD Weda untuk menjalani pemeriksaan awal serta pengecekan kesehatan secara menyeluruh.

Kasi Dokkes Polres Halteng, Sahjuan Sangaji, menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral kepolisian terhadap masyarakat. “Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semoga dengan penanganan medis yang tepat, kondisi pasien dapat segera membaik,” ujarnya.

Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto, juga menegaskan bahwa Polres Halteng selalu siap membantu warga yang sedang mengalami kesulitan, terutama yang berkaitan dengan kondisi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat Desa Going. Mereka menilai langkah Polres Halteng telah menjadi harapan baru bagi keluarga pasien yang selama ini berjuang sendirian menghadapi situasi serba terbatas.

READ  Jembatan Rp1,5 M di Sumber Sari Mulai Retak — Jadi Pekerjaan Rumah Pemda, DPRD, dan APH.

Di tengah keterbatasan fasilitas dan perhatian, kepedulian lintas institusi menjadi pengingat bahwa kehadiran negara tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari seberapa jauh ia merangkul warganya yang paling lemah.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Kontraktor Bongkar Dugaan Pungli di Proyek Halteng.

Daerah

Disnakertrans Maluku Utara dan Halteng Gelar Pelatihan Wirausaha Bakery untuk Tenaga Kerja Mandiri.

Daerah

Launching Trevel PT Azzam Albaesuni Sekaligus Peringati Isra Mi’raj.

Daerah

Menelisik Jejak Anggaran Rp29,9 Miliar Drainase Kota Weda.

Daerah

1.525 Karton Bir Lolos dari Pos Penjagaan Moreala, Diduga Ada Pembiaran.

Daerah

RAPBDes Desa Elfanun 2022–2024 Disorot Warga, Kejanggalan Anggaran Menguat.

Daerah

Aparat Penegak Hukum Dinilai Tak Berani Usut Pembangunan Gedung Kesenian.

Daerah

“Pengembangan Bioflok di Desa Nurweda: Kolam Budidaya Ikan Air Tawar Jadi Wisata Edukasi dan Ketahanan Pangan”.

You cannot copy content of this page