Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 1 November 2025 - 12:12 WIB

Rusli Ishak: Pentingnya Akal Sehat di Tengah Banjir Informasi.

Sabtu, 1 November 2025.13:07 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Di era digital, arus informasi yang deras kerap menimbulkan kebingungan publik. Kecepatan berita di media sosial sering kali melampaui proses verifikasi, sehingga opini terbentuk lebih cepat daripada bukti ilmiah.

Fenomena ini terlihat pada video viral yang menunjukkan seorang nelayan Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, membelah ikan kerapu yang bagian dalam tubuhnya berwarna kehitaman. Video yang beredar Jumat (31/10/2025) itu memicu beragam spekulasi, mulai dari dugaan pencemaran logam berat hingga aktivitas industri di Teluk Weda.

Namun, sebagai warga Halmahera Tengah Rusli Ishak menekankan, tanpa uji laboratorium resmi, kesimpulan semacam itu hanyalah prasangka yang berpotensi menyesatkan. Menurutnya, warna kehitaman pada daging ikan bisa muncul karena faktor biologis atau infeksi alami, dan logam berat hanya bisa terdeteksi melalui analisis kimia laboratorium dengan metode baku internasional. “Menilai ikan ‘terkontaminasi’ hanya dari tampilan fisiknya sama halnya menilai penyakit dari warna kulit tanpa pemeriksaan medis,” ujarnya.

Halmahera Tengah kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia, terutama karena investasi industri nikel. Transformasi ini membawa peluang sekaligus sorotan. Maka, setiap isu lingkungan tidak bisa dilepaskan dari konteks ekonomi, sosial, dan politik di wilayah tersebut.

Rusli menekankan, menjaga rasionalitas bukan berarti menolak kritik, tetapi menolak kepanikan tanpa dasar ilmiah. Kewaspadaan terhadap dampak industri penting, namun kesimpulan harus didukung bukti. Tanpa mekanisme verifikasi, opini publik rentan tersesat oleh disinformasi.

Pemerintah daerah bersama lembaga seperti BRIN, BPOM, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan diharapkan segera melakukan pengambilan sampel dan uji laboratorium. Langkah ilmiah ini penting untuk memastikan kondisi laut Teluk Weda sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang beredar.

READ  “Jelang 17 Agustus, PBSI Halmahera Tengah Hadirkan Kado Emas dari Turnamen SMASH Ternate!”.

Di tengah banjir informasi, akal sehat menjadi benteng terakhir masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh tayangan visual, narasi sensasional, atau spekulasi tanpa dasar ilmiah. Tanpa itu, kebenaran bisa tenggelam di antara gelombang opini yang menyesatkan.

(Penulis: RI Halteng)

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Informasi Aktivitas KPK di Maluku Utara, Pencegahan atau Penelusuran Data?

Daerah

Praktisi Hukum, Soroti Proyek Tahun 2023 Tetapi Dikerjakan Proyek Fisik TA 2024

Daerah

DWP BPKAD Halteng Gelar Senam Bersama dan Berbagi dengan Siswa SLB Negeri Weda.

Daerah

Proyek Bronjong Dikerjakan Tanpa Identitas Proyek, Indikasi Penyimpangan Anggaran Menguat.

Daerah

Proyek Ini Abaikan Undang-Undang KIP, Pj Bupati Tidak Boleh Diam.

Daerah

Ketua BPD Gemia Diduga Jadi Target Penganiayaan yang Disetting Pj Kades saat Monev DPMD.

Daerah

Skeptis Terjawab! Belum Beroperasi, PT Smart Marsindo Pastikan Bus Sekolah Tetap Jalan.

Daerah

DPC Partai Perindo Halteng Mulai Persiapan Pembangunan Kantor Sekretariat.

You cannot copy content of this page