Senin, 13 Oktober 2025. 16:48 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Suasana di Desa Sagea Kiya, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah kembali memanas. Kepala Desa Sagea, Arif Taib, turun langsung melakukan orasi bersama masyarakat pada Senin (13/10/2025), menyuarakan kekecewaan terhadap tindakan arogan pihak PT MAI.
Aksi ini merupakan buntut dari insiden perusakan dua unit mobil milik warga yang dilakukan menggunakan alat berat ekskavator oleh pihak perusahaan. Warga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan dan pengabaian terhadap hak masyarakat.
Dalam orasinya, Arif Taib menegaskan bahwa pemerintah desa bersama warga tidak akan tinggal diam sebelum ada pertanggungjawaban dan ganti rugi kepada masyarakat dari pihak perusahaan.
“Kami tidak akan berhenti sebelum ada tanggung jawab dan ganti rugi yang jelas. Tapi saya juga minta warga tetap tenang, jangan bertindak anarkis. Kita perjuangkan ini dengan cara yang bermartabat,” tegas Arif Taib di hadapan massa.
Kepala Desa juga menegaskan kesiapannya untuk berdiri di barisan masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak warga yang terdampak langsung oleh aktivitas tambang PT MAI.
Hingga berita ini ditayangkan, massa aksi masih bertahan di area sekitar jetty PT MAI sambil menunggu kejelasan sikap dari pihak manajemen perusahaan.
(Editor: Rosa)




