Jumat, 23 Oktober 2026. 15:10 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Usai pelaksanaan jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Jumat (23/10/2026), upaya menjaga kebersihan lingkungan berlanjut melalui kegiatan kerja bakti atau kurvei di kawasan Kilometer Tiga, Weda.
Tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Tata Ruang, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terlihat turun langsung membersihkan saluran di sepanjang kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan menjelang penilaian Adipura.
Berdasarkan pantauan Pers Tipikor.id di lokasi, kegiatan kurvei tersebut terpantau hanya melibatkan tiga dinas tersebut. Sementara itu, keterlibatan OPD lainnya dalam kegiatan pembersihan saluran di kawasan Kilometer Tiga belum terlihat saat pemantauan berlangsung.
Kondisi ini menjadi catatan tersendiri di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menjaga kebersihan dan mempersiapkan daerah menghadapi penilaian Adipura.
Kolaborasi Dinas PU, Dinas Tata Ruang, dan DLH patut diapresiasi. Namun, semangat menjaga kebersihan lingkungan idealnya tidak hanya bertumpu pada beberapa dinas, melainkan menjadi gerakan bersama seluruh perangkat daerah.
Pembersihan saluran juga penting untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengurangi potensi penumpukan sampah yang dapat mengganggu lingkungan.
Sebelumnya, jalan sehat dalam rangka HUT ke-36 Halteng berlangsung dengan melibatkan jajaran pemerintah daerah, unsur legislatif, kepolisian, dan masyarakat.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil turut mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula Ketua DPRD Halteng Zulkifli Hi. Bayan, Wakil Ketua II DPRD Hi. Sakir Ahmad, Kapolres Halteng AKBP Fiat Dedawanto, para asisten, staf ahli, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
Kebersihan Bukan Hanya untuk Adipura
Upaya pembersihan lingkungan menjelang penilaian Adipura merupakan langkah positif. Namun, menjaga kebersihan seharusnya tidak hanya menjadi perhatian ketika daerah bersiap menghadapi penilaian.
Kebersihan bukan semata-mata demi meraih Adipura, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.
Jika kebersihan menjadi komitmen pemerintah daerah, partisipasi seluruh OPD semestinya diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar dukungan secara administratif atau imbauan kepada masyarakat.
Pantauan di lapangan yang menunjukkan keterlibatan tiga dinas tersebut memunculkan pertanyaan: apakah gerakan menjaga kebersihan lingkungan di Halteng sudah menjadi komitmen bersama seluruh OPD, atau masih bertumpu pada dinas-dinas tertentu?
Pertanyaan ini penting sebagai bahan evaluasi bersama, bukan untuk mengabaikan peran dinas yang telah bekerja di lapangan.
Sebaliknya, keterlibatan mereka diharapkan menjadi pemantik bagi OPD lainnya untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan daerah.
Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan fasilitas umum, saluran drainase, dan ruang publik. Masyarakat pun diharapkan berpartisipasi dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga lingkungan sekitar.
Kesadaran kolektif menjadi kunci agar kegiatan kurvei tidak berhenti sebagai aktivitas sesaat menjelang penilaian Adipura, tetapi berkembang menjadi budaya yang diterapkan setiap hari.
Momentum HUT ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan juga pengingat bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Adipura boleh menjadi target, tetapi kebersihan harus menjadi budaya. Sebab, lingkungan yang bersih bukan tanggung jawab satu atau dua dinas, melainkan komitmen bersama seluruh elemen di Kabupaten Halmahera Tengah. (Editor: Rosa)




