Senin, 29 Desember 2025.18:51 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Warga Desa Moreala, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, dikejutkan dengan temuan sejumlah ikan yang telah membusuk di Sungai Moreala, tepatnya di sekitar Jembatan Moreala. Ikan-ikan tersebut terlihat mengapung di aliran sungai, sebagian tersangkut di kaki jembatan, sementara lainnya terbawa arus menuju muara.
Informasi tersebut diterima Pers Tipikor.id melalui pesan Messenger dari Mufti Muhtar, yang pertama kali melaporkan kondisi memprihatinkan tersebut.
Menurut Mufti, ikan-ikan busuk itu diduga kuat berasal dari aktivitas oknum penjual ikan keliling yang beroperasi dari desa ke desa.
“Diduga ikan-ikan itu dibuang ke sungai karena tidak laku terjual. Jarak tempuh yang jauh membuat ikan mulai rusak dan akhirnya dibuang,” ungkap Mufti Muhtar kepada Pers Tipikor.id melalui pesan Messenger.
Mufti menjelaskan, Sungai Moreala bukan sekadar aliran air biasa. Pada bagian sungai yang dekat dengan pantai, selama ini sering dimanfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari, seperti mencuci pakaian bahkan mandi. Kondisi tersebut membuat pembuangan ikan busuk ke sungai menjadi persoalan serius yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.
Pantauan warga di lokasi menunjukkan, selain ikan yang jatuh ke dalam sungai, banyak bangkai ikan juga tersangkut di bagian bawah kaki Jembatan Moreala, menimbulkan bau menyengat serta mencemari aliran sungai.
Temuan ini memicu kekhawatiran warga akan pencemaran lingkungan dan risiko penyakit, mengingat sungai tersebut masih aktif digunakan oleh masyarakat sekitar.
Sebagai warga Mufti berharap ada perhatian dan tindakan tegas dari pihak pemerintah desa untuk mencegah praktik pembuangan limbah ikan ke sungai. (Editor: Rosa).

