Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:31 WIB

Dua Unit Pembangunan Air Bersih Terkesan Mubazir, Warga Berharap Adanya Perhatian APH.

Selasa, 08 Oktober 2024.23:24 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Dua unit proyek pekerjaan Pembangunan air bersih di Desa Sagea dan Kya Kecamatan Weda Utara terkesan mubazir.

Pasalnya, proyek milik Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Halmahera Tengah tidak tuntas.

Berdasarkan hasil investigasi Pers Tipikor.id, di lokasi pekerjaan, ternyata kedua paket proyek tersebut terdapat sejumlah kekurangan.

Ini membuktikan bahwa kapabilitas pihak kontraktor disinyalir tidak mampu untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan air bersih guna mencukupi kebutuhan masyarakat di Desa Sagea dan Desa Kya dengan baik dan benar.

Informasi dari salah satu warga Desa setempat membenarkan bahwa, untuk proses pekerjaan air bersih tersebut tidak ada profil, meteran lampu yang terpasang juga belum tersambung dengan jaringan listrik, selain itu sumur untuk sumber air juga tidak ada, ungkap warga dengan insial AR.

Ketika konfirmasi proyek tahun berapa, AR kemudian mengatakan, tidak tahu tahun berapa dan CV juga tidak tahu.

Kata AR, sebagai masyarakat kami mengharapkan agar pihak penegak hukum seperti Polres Halmahera Tengah ataupun Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah segera melakukan pemeriksaan terhadap kinerja kontraktor, harapnya.

“Ironisnya lagi dan lagi, sebagai pejabat pengguna anggaran Kepala Dinas Perkim Abdullah Yusuf ketika dikonfirmasi terkait kendalanya apa sehingga kedua proyek tersebut tidak tuntas, akan tetapi Kadis Perkim memilih bungkam”. (Rosa).

READ  Sejumlah Pejabat Publik Gunakan Rumah Dinas, Sebagai Posko Tampungan Simpatisan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Ims-Adil.

Share :

Baca Juga

Daerah

Jalan Penuh Kubangan Lumpur, Dikeluhkan Warga.

Daerah

Dinilai Gagal Selesaikan Masalah Lingkungan, Mendagri Diminta Tak Perpanjang SK Bupati.

Daerah

Dua Tahun Menjabat, Pjs Kades Gemia Dinilai Gagal — Warga Minta Evaluasi Dana Desa.

Daerah

Pulau Sayafi dan Liwo: “Permata Tersembunyi di Halmahera Tengah”.

Daerah

Warga Sagea dan Kiya Kembali Gelar Aksi, Bergerak dari Kantor Camat Weda Utara Menuju PT MAI.

Daerah

Kolaborasi dan Kekompakan Pejabat Dinilai Mampu Realisasikan Program Pembangunan Daerah

Daerah

“Oknum Penebang Pohon Menutup Akses ke Wisata Goa Bokimaruru Harus Bertanggungjawab”.

Daerah

“Terkait Batas Wilayah Halteng-Haltim, Mantan Pj IMS dan Mantan Ketua DPRD Halteng Didesak Untuk Diproses”.

You cannot copy content of this page