Jum’at, 9 Oktober 2026. 20:38 WIT
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Menyambut penilaian Adipura, Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah memperkuat kolaborasi dalam menjaga kebersihan dan menata lingkungan perkotaan di Kota Weda.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Pantauan Pers Tipikor.id di lapangan, sejumlah personel Dinas PU Halmahera Tengah terlihat melakukan pembersihan saluran drainase menggunakan alat berat jenis ekskavator mini. Kegiatan tersebut terpantau berlangsung di depan SMA Negeri 1 Weda.
Pembersihan ini dilakukan untuk mengangkat material dan endapan yang berpotensi menghambat aliran air, sehingga fungsi saluran drainase tetap terjaga. Selain mendukung kelancaran aliran air, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan agar lebih bersih dan terawat.
Kepala Dinas PU Halmahera Tengah, Rislawati Karim, ST., mengatakan bahwa kegiatan pembersihan saluran tidak hanya dilakukan pada satu titik, tetapi akan dilanjutkan hingga kawasan Pasar Fidi Jaya, Weda.
“Pembersihan saluran ini akan kami lanjutkan sampai ke depan Pasar Fidi Jaya,” ujar Rislawati.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kesiapan Halmahera Tengah dalam menyambut Adipura, melalui pembenahan infrastruktur lingkungan dan pemeliharaan saluran drainase di kawasan perkotaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Tengah, Nikmatullah Firmansyah Jinaba, S.IP., menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Ia berharap upaya menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan menjelang penilaian Adipura, tetapi menjadi kebiasaan bersama yang diterapkan secara konsisten demi mewujudkan Kota Weda yang lebih tertata dan sehat.
Kolaborasi antara PU dan DLH menjadi penting karena penataan lingkungan perkotaan membutuhkan penanganan yang saling melengkapi. Pembersihan saluran drainase perlu berjalan beriringan dengan pengelolaan sampah, pemeliharaan kebersihan jalan, serta partisipasi aktif masyarakat.
Momentum menyambut Adipura pun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan sesaat demi menghadapi penilaian. Lebih dari itu, upaya tersebut perlu menjadi langkah berkelanjutan untuk membangun budaya hidup bersih sekaligus menjaga kualitas lingkungan di Halmahera Tengah.
Sebab, keberhasilan menciptakan kota yang bersih tidak hanya ditentukan oleh aktivitas pemerintah di lapangan, tetapi juga oleh konsistensi pemeliharaan serta kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Dengan sinergi lintas perangkat daerah dan dukungan masyarakat, Kota Weda diharapkan semakin bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. (Editor: Rosa)




