Ahad, 15 Februari 2026.12:26 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Deru investasi dan arus migrasi yang mengubah wajah Halmahera Tengah membawa optimisme bagi pertumbuhan ekonomi. Namun di balik percepatan itu, terselip persoalan serius yang tidak bisa diabaikan.
Di masyarakat berkembang informasi mengenai dugaan meningkatnya peredaran narkoba jenis sabu. Isu ini mencuat seiring tingginya arus orang dan barang keluar-masuk wilayah, termasuk aktivitas hiburan malam yang ikut tumbuh mengikuti dinamika ekonomi.
Sejumlah sumber mengindikasikan pola peredaran yang melibatkan lebih dari satu pihak dan terhubung dengan jaringan dari luar daerah. Arus distribusi diduga memanfaatkan konektivitas antarwilayah dan titik aktivitas publik yang ramai.
Kelonggaran sekecil apa pun dalam pengawasan bisa dimanfaatkan oleh jaringan ilegal untuk memperluas peredaran.
Kontrol di pintu masuk Portal Moreala dan Portal Kilo Tiga, serta pengawasan kafe-kafe remang-remang, harus menjadi prioritas. Pemeriksaan arus barang dan kendaraan tidak boleh sebatas formalitas administratif. Pengawasan harus tegas, rutin, dan terukur.
Pertumbuhan ekonomi tidak boleh memberi ruang bagi praktik ilegal.
Semua kalangan memiliki tanggung jawab sama untuk memastikan sistem pengawasan berjalan efektif dan konsisten. Jika tidak, generasi muda dan stabilitas sosial berisiko menjadi korban praktik narkoba.
Pers Tipikor.id akan terus menelusuri perkembangan dan menghadirkan informasi yang relevan bagi publik sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.
Pembangunan bukan hanya soal angka investasi dan pertumbuhan industri, tetapi tentang menjaga ketertiban sosial dan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. (Editor: Rosa).



