Kamis, 27 Agustus 2026.14:10 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat terus diwujudkan melalui penyaluran bantuan beras kepada warga. Di Desa Fidijaya, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, bantuan pangan tersebut disalurkan kepada masyarakat pada Kamis (27/8/2026).
Program yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog itu diterima langsung oleh Kepala Desa Fidijaya, Oktovianus Supriatno Pagaja. Setelah diterima pemerintah desa, bantuan kemudian disalurkan kepada warga yang tercatat sebagai penerima manfaat.
Untuk penyaluran kali ini, bantuan tersebut merupakan tahap pertama dengan jumlah sebanyak 130 paket. Pemerintah Desa Fidijaya menyampaikan bahwa penyaluran akan kembali dilanjutkan pada tahap kedua, dengan sasaran penerima yang berbeda dari tahap pertama.
Proses penyaluran dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa bersama jajaran staf pemerintah desa. Pelaksanaan distribusi turut disaksikan Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Pj. Kepala Desa Ake Ici, sebagai bentuk pengawasan agar bantuan dapat diterima masyarakat secara tertib dan tepat sasaran.
Bagi masyarakat di tingkat desa, bantuan pangan bukan sekadar distribusi beras. Program tersebut menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.Kepala Desa Fidijaya, Oktovianus Supriatno Pagaja, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan Bulog atas pelaksanaan program tersebut.
Ia berharap bantuan pangan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan pendataan penerima yang akurat sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan masyarakat. Untuk tahap pertama ini ada 130 paket, kemudian akan menyusul tahap kedua dengan penerima yang berbeda. Yang paling penting, penyalurannya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang berhak,” ujar Oktovianus.
Pemerintah Desa Fidijaya juga mengapresiasi keterlibatan aparat keamanan dan seluruh pihak yang ikut mengawal proses penyaluran. Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan berjalan transparan, tertib, dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Dengan adanya penyaluran secara bertahap, program bantuan pangan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Dari desa, program ketahanan pangan pemerintah kembali menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan beras, tetapi juga dari sejauh mana bantuan tersebut dapat sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran. (Editor: Rosa).


