Jum’at 9 Mei 2025.20:19 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID— Tak asing bagi kalangan muda dan pemerhati pendidikan di Kecamatan Weda, nama Bakir Usman kembali mencuat, kali ini bukan hanya sebagai penggerak literasi, tetapi sebagai sosok yang menyatakan ikhlas dan siap maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Were.
Dikenal sebagai salah satu tokoh muda yang aktif menghidupkan PKBM WERE Mandiri, Bakir bukanlah wajah baru dalam kerja nyata membangun masyarakat dari akar rumput. Kiprah dan gagasannya dalam dunia pendidikan non-formal membuktikan bahwa perubahan tidak selalu datang dari atas, tapi bisa dimulai dari bawah — dari hati yang ingin melihat desa tumbuh dan maju.
“Dengan segala kekurangan dan kelebihan yang saya miliki, saya maju bukan untuk mengejar kedudukan, tetapi untuk menjalankan amanah, karena saya yakin bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ucap Bakir.
Keputusannya untuk maju dalam Pilkades bukanlah langkah spontan, tetapi buah dari perenungan panjang dan diskusi bersama tokoh masyarakat, pemuda, serta pelaku pembangunan lokal.
“Desa Were bukan hanya tanah kelahiran, tapi ladang pengabdian. Ini bukan tentang saya, tapi tentang kita. Saya hanya ingin menjadi jembatan perubahan — memimpin dengan hati, melayani dengan niat, dan bekerja dengan transparansi,” tambahnya.
Dengan semangat muda, pendekatan partisipatif, serta mengendepankan nilai-nilai keadilan, keterbukaan, dan pelayanan, Bakir mengusung tekad untuk menjadikan Desa Were sebagai desa yang tangguh dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri dan kearifan lokal.
Langkah Bakir Usman ini menjadi sorotan menarik dalam dinamika politik desa, di tengah harapan masyarakat akan hadirnya pemimpin yang bukan hanya mampu bicara, tapi juga terbukti bekerja. Banyak yang menilai, semangat perubahan yang dibawanya menjadi angin segar dalam kontestasi Pilkades kali ini. (Editor:Rosa).


