Selasa, 27 Mei 2025. 01:10 WIT
HAL-TENG PERS TIPIKOR ID. – Proyek pengaspalan hotmix di ruas jalan dari perempatan SMA Negeri 1 Halmahera Tengah menuju Plaza Weda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan jalan tersebut minim pengawasan dan dikerjakan pada malam hari, sehingga kualitas hasilnya dinilai tidak maksimal.

Salah seorang warga yang enggan namanya disebut mengungkapkan kepada Pers Tipikor, Senin (26/5/2025) pukul 8:45 WIT, bahwa jalan hotmix yang baru dikerjakan tahun ini sudah tampak bergelombang dan tidak rata.
“Kalau kita melintasi jalan itu, permukaan aspalnya terasa tidak rata. Menggunakan kendaraan roda empat maupun sepeda motor terasa seperti melewati jalan lapen, karena kondisi badan jalan bergelombang,” ujarnya.
Warga dan Pers Tipikor yang turun langsung ke lapangan menemukan sejumlah titik jalan yang permukaannya bergelombang dan tidak halus sebagaimana standar hotmix.
Warga menduga ketidakrataan jalan ini disebabkan oleh lemahnya fungsi pengawasan dari Dinas PUPR Halmahera Tengah terhadap pelaksanaan proyek di lapangan. Terlebih lagi, pekerjaan yang dilakukan pada malam hari tanpa pencahayaan memadai juga dinilai memperburuk mutu pekerjaan.
“Ini sangat disayangkan. Dinas PUPR seharusnya serius melakukan pengawasan agar hasil proyek sesuai spesifikasi dan bisa dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” tambah warga tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR Halmahera Tengah terkait kualitas proyek tersebut maupun alasan pelaksanaan pekerjaan di malam hari. (Editor: Rosa).




