Ahad, 27 April 2025. 12:25:WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Sehubungan dengan insiden pengibaran bendera separatis Republik Maluku Selatan (RMS) di Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Ikatan Keluarga Maluku Halmahera Tengah (IKM HAL-TENG) menyatakan sikap tegas.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Ketua Umum IKM Halmahera Tengah, Maulana Fadli sangadji, bersama Ketua Divisi Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, Hairudin Walla. Dalam keterangan resminya, keduanya mengutuk keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa organisasi IKM Halmahera Tengah menolak segala bentuk kegiatan separatis di wilayah Halmahera Tengah.
“Kami, atas nama Ikatan Keluarga Maluku Halmahera Tengah, dengan ini menyatakan mengutuk keras aksi pengibaran bendera separatis RMS di Desa Gemaf. Kami menolak dengan tegas segala kegiatan separatis yang mengancam keutuhan bangsa,” tegas Maulana Fadli sangadji
Lebih lanjut, Hairudin Walla menegaskan bahwa IKM Halmahera Tengah berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Fagogoru. “Kami akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif. NKRI adalah harga mati bagi kami,” ujar Hairudin.
IKM Halmahera Tengah juga menyerukan kepada seluruh warga Maluku, khususnya yang berada di Halmahera Tengah, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta tidak terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang dapat merusak persaudaraan dan stabilitas daerah. (Rosa).




