Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 27 April 2025 - 11:45 WIB

IKM Halmahera Tengah Kutuk Pengibaran Bendera RMS di Wilayah Gemaf, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas.

Ahad, 27 April 2025. 12:25:WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Sehubungan dengan insiden pengibaran bendera separatis Republik Maluku Selatan (RMS) di Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Ikatan Keluarga Maluku Halmahera Tengah (IKM HAL-TENG) menyatakan sikap tegas.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Ketua Umum IKM Halmahera Tengah, Maulana Fadli sangadji, bersama Ketua Divisi Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, Hairudin Walla. Dalam keterangan resminya, keduanya mengutuk keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa organisasi IKM Halmahera Tengah menolak segala bentuk kegiatan separatis di wilayah Halmahera Tengah.

“Kami, atas nama Ikatan Keluarga Maluku Halmahera Tengah, dengan ini menyatakan mengutuk keras aksi pengibaran bendera separatis RMS di Desa Gemaf. Kami menolak dengan tegas segala kegiatan separatis yang mengancam keutuhan bangsa,” tegas Maulana Fadli sangadji

Lebih lanjut, Hairudin Walla menegaskan bahwa IKM Halmahera Tengah berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Fagogoru. “Kami akan terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif. NKRI adalah harga mati bagi kami,” ujar Hairudin.

IKM Halmahera Tengah juga menyerukan kepada seluruh warga Maluku, khususnya yang berada di Halmahera Tengah, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta tidak terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang dapat merusak persaudaraan dan stabilitas daerah. (Rosa).

READ  Jalan Menuju Kos Kosan Mantan Wakil Bupati Dikepung Banjir, Warga Diminta Berhati-hati.

Share :

Baca Juga

Daerah

Rumah Milik Ramli Sadik Warga Desa Nurweda Dilahap Si Jago Merah.

Daerah

Pemkab Halmahera Tengah Serahkan SK Kepala Sekolah di Weda Selatan, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Daerah

TAK BECUS URUSI PEKERJAAN PROYEK, KADIS DLH PERLU DI EVALUASI.

Daerah

Ali Munanjar; Panwaslu Kecamatan Weda, Komitmen Singkronisasi Hasil Perolehan Suara Caleg Dan Parpol.

Daerah

Dua Bakal Calon Ambil Formulir Pendaftaran Sebagai Calon Bupati di Partai Gerindra.

Daerah

Siapa Menulis Angka Hasil? Frans Bafa Ungkap Kejanggalan Pilkades Fritu.

Daerah

Datangi Kantor Bupati, Sejumlah PPPK Tuntut Kejelasan TPP yang Tak Lagi Dibayar.

Daerah

Empat Paket Proyek Multi Years Disinyalir, Adanya Skandal Korupsi Berjamaah.

You cannot copy content of this page