Senin, 5 Oktober 2026.11:02 WIT
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kepercayaan rakyat terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijaga melalui profesionalisme, integritas, kesiapsiagaan, dan pengabdian yang nyata kepada bangsa dan negara.
Pesan tersebut disampaikan Dandim 1512/Weda Letkol Inf Fahrozie Fanani, S.E., saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Apel Makodim 1512/Weda, Desa Fidi Jaya, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, Senin (5/10/2026).
Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut dihadiri Wakil Bupati Halteng Ahlan Djumadil, S.IP., Kapolres Halteng AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H., Sekda Halteng Bahri Sudirman, S.H., M.Hum., Kajari Halteng Ashari Syiar, Ketua DPRD Halteng Zulkifli Hi Bayan, Kepala Rutan Halteng Samsudin Buton, S.H., M.H., Wakapolres Halteng Kompol Hefrizon, S.Kom., S.I.K., M.M., jajaran pejabat utama Polres Halteng, pimpinan OPD, serta sekitar 100 tamu undangan.
Dalam amanatnya, Fahrozie menyampaikan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian di berbagai wilayah penugasan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan sekaligus menjadi tanggung jawab yang harus terus dipelihara.
“Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam amanatnya.
Fahrozie menegaskan, penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit maupun modernisasi alat utama sistem persenjataan harus diikuti dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme. Semakin besar kekuatan yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa lingkungan strategis terus mengalami perubahan.
Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara, ancaman terhadap keutuhan wilayah, serta tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi secara serius.
Karena itu, momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh jati diri dan arah pengabdian TNI dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama menuju Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
Dalam amanat tersebut, prajurit TNI juga didorong menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian. Profesional berarti menguasai tugas dan tanggung jawab, meningkatkan kompetensi melalui latihan, serta menjalankan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas. Sementara responsif berarti mampu membaca perubahan lingkungan, mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Halteng juga memperlihatkan kuatnya sinergi lintas unsur. Pasukan upacara terdiri atas personel Kodim 1512/Weda, Polres Halteng, Pos Lanal, Komcad, Satpol PP, Lapas Halteng, ASN Pemerintah Kabupaten Halteng, Pramuka, hingga pelajar SMA.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran bahwa kekuatan pertahanan dan keamanan tidak berdiri sendiri. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kepada masyarakat, Dandim 1512/Weda menyampaikan apresiasi atas dukungan, kepercayaan, dan kerja sama yang selama ini diberikan kepada TNI. Ia menegaskan bahwa TNI merupakan bagian dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI.
Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka HUT ke-81 TNI dan foto bersama. Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 09:00 WIT dalam keadaan aman dan tertib.
Momentum HUT ke-81 TNI tersebut sekaligus menegaskan satu pesan penting: kekuatan TNI bukan hanya tentang kemampuan pertahanan, tetapi juga tentang seberapa kuat institusi itu menjaga kepercayaan rakyat melalui profesionalisme, integritas, dan pengabdian.
(Editor: Rosa)


