Home / Daerah / Investigasi / Nasional / Regional

Senin, 25 Mei 2026 - 21:04 WIB

Heboh Dugaan Penodongan di Lelilef Sawai, Polisi Belum Beri Penjelasan Lengkap Meski Bukti CCTV Beredar.

Senin, 25 Mei 2026. 22:04 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Dugaan insiden penodongan yang disebut-sebut terjadi di salah satu penginapan di Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, menghebohkan warga setempat dan menjadi perbincangan publik. Namun hingga kini, peristiwa tersebut masih belum mendapatkan penjelasan resmi secara menyeluruh dari pihak kepolisian.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan, insiden itu diduga melibatkan seorang oknum yang disebut-sebut merupakan Banpol pada bagian narkoba. Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya kabar adanya keheboan di lokasi kejadian.

Dalam penelusurannya, Pers Tipikor.id memperoleh bukti berupa tangkapan layar rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria diduga sedang memegang benda menyerupai senjata api saat berada di dalam sebuah ruangan yang menurut informasi merupakan lokasi kejadian.

Bukti visual tersebut kini menjadi perhatian publik dan memicu berbagai pertanyaan terkait kebenaran peristiwa yang terjadi.

Hingga kini belum dapat dipastikan apakah benda yang terlihat dalam rekaman tersebut benar merupakan senjata api, karena masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Saat dikonfirmasi Pers Tipikor.id pada 24 Mei 2026 melalui pesan WhatsApp, Kasi Humas Polres Halmahera Tengah mengaku belum memonitor informasi tersebut.

“Kalau info ini saya belum monitor, ujarnya singkat.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Tengah saat dikonfirmasi hanya memberikan respons singkat.“Kami cek dulu,” balas Kapolres melalui pesan WhatsApp.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah yang dikonfirmasi pada 24 Mei 2026 juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke Satreskrim terkait kejadian tersebut, namun pihaknya akan kembali melakukan pengecekan.

“Untuk sementara belum ada laporan resmi di Sat Reskrim terkait kejadian tersebut, tapi nanti kami cek lagi,” ujarnya.

READ  Menyoal Polemik Pengunduran Diri Penjabat Bupati Ir. Ikram Malan Sangadji.

Di sisi lain, Kasat Narkoba Polres Halmahera Tengah yang turut dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatan oknum Banpol hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Pihak pengelola penginapan yang dikonfirmasi Pers Tipikor.id juga belum bersedia memberikan penjelasan detail. Dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, pihak pengelola menyampaikan bahwa persoalan tersebut masih dalam proses dan akan memberikan keterangan lebih lanjut apabila telah ada perkembangan.

Pada 25/5 Pers Tipikor.id kembali mengkonfirmasi Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, sambil mengirim sejumlah bukti CCTV, tetapi hingga kini tidak ada tanggapan meski sudah di baca centang dua biru.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pihak yang diduga terlibat, status benda menyerupai senjata yang terlihat dalam rekaman CCTV, maupun apa saja langkah penanganan yang telah dilakukan.

“Redaksi Pers Tipikor.id akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait.” (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Pelatihan Literasi dan Akses Layanan Keuangan Digelar di Desa Waleh, Ratusan Ibu-Ibu Ikut Ambil Bagian.

Daerah

Satu Unit Proyek RLH Desa Goeng Tahun 2023 Belum Dikerjakan, Dana Cair 60 Persen.

Daerah

Rakor Komunitas Belajar Kepala Sekolah 2025 Halteng Resmi Ditutup Kadisdikbud.

Daerah

Dalam Rangka Hari Bakti Adhyaksa Ke 64 Tahun 2024, Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah Gelar Donor Darah.

Daerah

“108 Sertifikat Tanah Terbit, Tapi 60,74 Persen Aset Tanah Pemda Halmahera Tengah Masih Misteri”.

Daerah

Halteng Maksimalkan Layanan Digital, Rumah Pendidikan Resmi Dibuka.

Daerah

Proyek Kanal Kota Weda Disnyalir Gunakan Material Ilegal.

Daerah

Alarm Merah di Halteng: Tiga Indikator Ungkap Kekacauan Keuangan dan Risiko Korupsi.

You cannot copy content of this page