Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 30 Oktober 2024 - 23:58 WIB

Satu Unit Proyek RLH Desa Goeng Tahun 2023 Belum Dikerjakan, Dana Cair 60 Persen.

Kamis, 31 Oktober 2024.00:51 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Terungkap salah satu proyek pekerjaan Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2023 di Desa Goeng Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah, tidak ada progres/belum dikerjakan.

Penulusuran berdasarkan Pers Tipikor.id pada 30/10 pukul 11:45 WIT, kondisi real di lapangan menunjukan bahwa kontraktor disinyalir hanya bermain-main tanpa mempedulikan progres pekerjaan, sehingga dampak manfaat bagi masyarakat tidak dirasakan oleh masyarakat selaku penerima.

Salah satu warga Desa Goeng yang ditemui dilokasi pekerjaan proyek menambahkan, yang jelas sesuai usulan dari Pemerintah Desa Goeng ada dua paket RLH yang diusulkan. Dan itu pak Kades juga tahu ada dua unit. Yang satu sudah selesai satunya hanya ada fondasi, ungkap warga Desa Goeng.

Warga yang enggan namanya disebut mengatakan, fondasi ini pun, dikerjakan sendiri oleh penerima RLH, karena itu atas permintaan kontraktor. Mau tidak mau penerima harus pinjam uang untuk membeli material guna mengerjakan fondasinya, akan tetapi sampai dengan saat ini proses selanjutnya seperti ini, kata warga sambil menunjuk ke arah fondasi.

“Balok ini juga milik penerima RLH, bukan kontraktor yang siapkan”.

Sumber terpercaya yang enggan namanya ditulis menjelaskan, jelasnya satu unit proyek RLH tersebut, yang hanya ada fondasi itu telah diperiksa oleh BPK.
Selain itu proyek tersebut, yang kami ketahui telah dilakukan pencairan 60 persen.
Entah proses pencairan 60 persen yang diajukan atas dasar progres/foto diambil dari pekerjaan yang mana itu saya tidak tahu, ungkap sumber.

Oleh karena itu, kepada DPRD/komisi tiga Kabupaten Halmahera Tengah, agar segera membentuk Pansus, hal ini untuk mengurai mata rantai pekerjaan proyek yang tidak tuntas seperti proyek ini dan mungkin saja masih proyek lain yang belum kita ketahui bersama, harapnya.

READ  Viral Salah Satu Akun Facebook, Mengunggah Percakapan Group WhatsApp BPD Halteng.

Yang jelas terkait proyek RLH tahun 2023 seperti ini, itu sama artinya adalah proyek gagal (Total Lost). Tentunya kita semua tidak menginginkan adanya anggaran/dana yang hilang dan tidak jelas ujung pangkalnya, makanya pembentukan Pansus itu sangat penting, tutup sumber. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Staf Ahli Gubernur Malut Hadiri Tanam Padi Di Halmahera Utara.

Daerah

Material Tanah Dipakai untuk Proyek, Sikap APH Dipertanyakan.

Daerah

“Usai Inkracht, 10 Kontainer Diserahkan ke Pelni: Sinergi Kejari dan UPP Dukung Tol Laut”.

Daerah

Buruh Halteng Capai Kesepakatan UMK 2026, Desak Gubernur Tunduk PP 49/2025.

Daerah

Rp538 Juta Kas Daerah Halteng Tak Sinkron, Rekening Pemkab Selisih Besar Tanpa Penjelasan.

Daerah

Terungkap!!! Demi Mengamankan Hari Buruh, Diduga Manajemen Perusahaan Sogok Ketua Serikat Buruh.

Daerah

Direktur LSM Wahana Muda Lingkungan Hidup (Wamlih), Soroti Tumpukan Sampah.

Daerah

Setelah Terdaftar di KUPP Kelas II Weda, Koperasi TKBM Yefi Berkarya Mandiri Siap Jalankan Aktivitas Bongkar Muat.

You cannot copy content of this page