Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 27 Juni 2025 - 16:53 WIB

Fagogoru Ternate Gelar Musda Perdana, Idrus Maneke: Ini Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Panggilan Sejarah.

Jum’at, 27 Juni 2025.17:46 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Suasana kekeluargaan dan semangat persatuan mewarnai Musyawarah Daerah (Musda) I Fagogoru Kota Ternate yang digelar pada Jumat, 27 Juni 2025, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Ternate. Kegiatan yang mengangkat tema “Sinergi Warga Fagogoru dalam Pembangunan Kota Ternate” ini dibuka langsung oleh Wali Kota Ternate dan dihadiri sejumlah tokoh penting, baik dari unsur pemerintah daerah maupun para sesepuh Fagogoru.

Dalam sambutan utamanya, Koordinator Presidium Pengurus Besar Fagogoru, Idrus Maneke, menyampaikan pesan yang mendalam tentang pentingnya menjaga jati diri serta merawat nilai-nilai luhur Fagogoru di tanah perantauan. Ia menegaskan bahwa Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan “panggilan batin dan panggilan sejarah”.

“Hari ini kita tidak hanya menggelar forum organisasi, tetapi juga meneguhkan komitmen kolektif sebagai anak-anak negeri Fagogoru yang tinggal, menetap, dan berkontribusi di tanah perantauan, khususnya di Kota Ternate,” ujar Idrus di hadapan peserta Musda.

Idrus juga mengajak warga Fagogoru untuk tidak menjadi penonton dalam dinamika Kota Ternate, melainkan aktif terlibat dalam pembangunan kota melalui kontribusi nyata.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali falsafah hidup Fagogoru sebagai fondasi utama dalam berorganisasi dan bermasyarakat, yakni:

1. Ngaku Rasi – saling mengakui sebagai saudara tanpa sekat.

2. Sopan re Hormat – menjunjung adab dan tata krama dalam kehidupan sosial.

3. Budi re Bahasa – bersikap santun dan menggunakan akal sehat dalam bertindak.

4. Mintai re Miymoy – bertindak dengan kebijaksanaan dan penuh pertimbangan.

“Falsafah ini bukan hanya untuk dikenang, tapi untuk dijalani—khususnya di tengah tantangan hidup di rantau. Menjadi orang Fagogoru di Ternate berarti juga menjadi jembatan antarbudaya, antara nilai-nilai lokal yang kita bawa dan realitas sosial masyarakat kota ini yang beragam,” lanjut Idrus.

READ  Himbauan Tegas Kapolres Halmahera Tengah, Agar Semua Pihak Menahan Diri.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan pentingnya membangun organisasi yang menyentuh kebutuhan warga—baik dalam aspek sosial, budaya, ekonomi, maupun pendidikan. Ia mendorong terciptanya ruang partisipasi bagi generasi muda dan penguatan solidaritas lintas wilayah serta lintas generasi sesama warga Fagogoru di Kota Ternate.

“Jika kita bergerak bersama, menjaga silaturahmi, dan membangun kepercayaan satu sama lain, maka keberadaan Fagogoru di Ternate bukan hanya akan dihormati—tapi juga akan menjadi kekuatan sosial yang ikut mewarnai arah pembangunan kota ini,” pungkasnya.

Musda I Fagogoru Kota Ternate secara resmi dibuka oleh Wali Kota Ternate yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberadaan dan kontribusi komunitas Fagogoru di wilayahnya. Ia berharap organisasi ini mampu bersinergi dengan pemerintah dan berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berdaya saing.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

Wali Kota Ternate

Presidium PB Fagogoru: Idrus Maneke, Abd. Rahim Odeyani, dan Deni H. Tjan

Wakil Ketua DPRD Kota Ternate

Unsur Forkopimda Kota Ternate

Para sesepuh dan tokoh adat Fagogoru

Panitia Musda

Pemuda dan masyarakat Fagogoru dari berbagai wilayah

Pasca pembukaan di lanjutkan dengan sidang sidang pleno dan semua peserta bersepakat secara aklamasi menunjuk Saudara. Arman Anwar Nurdin sebagai Ketua Fagogoru Kota Ternate

Musda ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat struktur organisasi Fagogoru Kota Ternate yang lebih solid, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan warga di tengah dinamika perkotaan. (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

“Rekam Digital Tak Pernah Terhapus, Dugaan Korupsi Rp4,6 Miliar: Tiga Tersangka Ditahan”.

Daerah

Mengungkap Benturan Fatal Data Pilkades Fritu: 801 vs 809 antara Plano dan Klaim Panitia.

Daerah

Soal Proyek RLH Patani Utara, PPK Pastikan Tidak Ada Pengurangan Volume.

Daerah

Dari Bumi Fagogoru ke Panggung Nasional: Halmahera Tengah Borong Penghargaan Desa.

Daerah

Penampakan Proyek RLH Tak Tuntas, Diduga Akibat Kontraktor Tak Bertanggung Jawab.

Daerah

Ramadan di Tanah Rantau: Mahasiswa Weda Pererat Silaturahmi dan Tebar Kebaikan di Jakarta.

Daerah

Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu Bersih.

Ekonomi

Kerja Sama Dinas Pertanian Halmahera Tengah Dan Pondok Pesantren Salman Al-farizi Dalam Menekan Inflasi.

You cannot copy content of this page