Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:05 WIB

DPRD Halteng Turun Tangan, Konflik PT Zhong Hai dan Warga Sagea Masuk Meja Mediasi.

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Jum’at, 7 Agustus 2026.01:03 WIT

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Upaya penyelesaian konflik antara PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia dan masyarakat Desa Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah, memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Tengah turun tangan membuka ruang dialog melalui jalur mediasi sebagai upaya mencari solusi terbaik bagi seluruh pihak.

Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan antara pimpinan DPRD Halmahera Tengah dengan perwakilan PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia yang berlangsung di Jakarta pada 3 Agustus 2026.

Pertemuan itu dihadiri Ketua DPRD Halmahera Tengah Zulkifli Hi. Bayang, Wakil Ketua DPRD Munadi Kilkoda, serta Anggota DPRD Kabir Kahar. Sementara dari pihak perusahaan hadir tim kuasa hukum PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia.

Agenda utama pertemuan membahas penyelesaian perkara yang melibatkan masyarakat Sagea dan pihak perusahaan. DPRD mengambil peran sebagai fasilitator komunikasi untuk mempertemukan kepentingan kedua belah pihak agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui pendekatan dialog dan musyawarah.

DPRD Halmahera Tengah menilai jalur mediasi menjadi langkah penting untuk menghindari konflik berkepanjangan, sekaligus menjaga hubungan antara masyarakat dan perusahaan agar tetap berjalan dalam suasana yang kondusif.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menegaskan bahwa setiap proses penyelesaian harus tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku, dengan memperhatikan hak serta kepentingan seluruh pihak yang terlibat.

Sementara itu, PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia melalui kuasa hukumnya menyatakan kesediaan untuk menyelesaikan perkara pelaporan terhadap masyarakat Sagea melalui mekanisme mediasi maupun pendekatan Restorative Justice (RJ).

Sikap tersebut membuka peluang penyelesaian perkara melalui jalur kekeluargaan dan kesepakatan bersama, tanpa harus berlarut dalam proses hukum yang panjang.

READ  Pemkab Halteng Fokus MCP dan Manajemen Talenta, Wabup Ahlan Tekan OPD Kerja Cepat-Tepat.

DPRD Halmahera Tengah berharap komunikasi yang telah terbangun dapat segera dilanjutkan dengan menghadirkan seluruh pihak terkait dalam forum mediasi.

Dengan mengedepankan semangat musyawarah, DPRD berharap sengketa antara PT Zhong Hai dan masyarakat Sagea dapat diselesaikan secara adil, bermartabat, serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Penyelesaian yang baik diharapkan tidak hanya mampu meredakan persoalan yang terjadi, tetapi juga menjaga keharmonisan hubungan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kabupaten Halmahera Tengah. (Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Mengulik Dugaan Penyimpangan Pencairan Proyek Jalan Sif-Palo Tahun 2023.

Daerah

Wabup Halteng Buka Rakor Kepala Sekolah: Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan.

Daerah

Berboncengan Sambil, Kenakan Kaos Oblong Berlogo Palu Arit.

Daerah

Jelang Natal Dan Tahun Baru DPC PKBKabupaten Halmahera Tengah Berbagai Parcel.

Nasional

Prof Subhan Anggap Momentum Hari Pahlawan 2022 adalah Tantangan Bagi Pejuang Muda Kelola Kekayaan Alam Indonesia

Daerah

Diduga, Akibat Arus Pendek, Salah Satu Rumah Dinas Perumahan 50 Desa Wedana, Terbakar.

Daerah

Tanpa Dokumen Resmi Disorot, Kontainer Berisi Tembaga dan Aki Bekas Jadi Sorotan, Isu Dugaan Keterlibatan Pihak Tertentu Menguat.

Daerah

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warnai Penyaluran BLT dan Insentif di Desa Waleh.

You cannot copy content of this page