Selasa, 17 Juni 2025. 16:15 WIT.
HALTENG – PERS TIPIKOR.ID – Tokoh muda Halmahera Tengah, Munawar Syah, menyatakan dukungan penuhnya terhadap Program Koperasi Merah Putih yang saat ini diluncurkan oleh pemerintah daerah. Ia menilai program ini bukan sekadar kebijakan ekonomi, tetapi juga gerakan kebudayaan dan moral yang selaras dengan nilai-nilai luhur masyarakat Fagogoru.
“Sebagai bagian dari generasi muda yang tumbuh dan ditempa oleh nilai-nilai Fagogoru, saya melihat Koperasi Merah Putih sebagai wujud nyata dari semangat yang bersumber dari falsafah Fagogoru: Ngaku rasai (mengaku bersaudara), budi re bahasa (budi dalam berbahasa), sopan re hormat (sopan dan hormat), akal re wlo (akal dan hati), mtat re miymoy (takut dan malu). Nilai-nilai ini menjadi pilar masyarakat Fagogoru dan sejalan dengan tut-tut ma daduru (bersatu dalam ikhtiar) serta soma-soma ma ngone (saling menopang dalam kehidupan bersama),” kata Munawar.
Ia menegaskan bahwa koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga ruang pembelajaran sosial yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dari akar rumput. Dengan pendekatan berbasis gotong royong dan nilai budaya lokal, program ini dinilai mampu menjadi kekuatan besar dalam membangun kedaulatan ekonomi masyarakat Halmahera Tengah.
“Kita tidak boleh lagi menggantungkan nasib ekonomi masyarakat hanya pada proyek-proyek jangka pendek. Koperasi ini adalah investasi sosial jangka panjang. Masyarakat bukan lagi objek bantuan, melainkan subjek pembangunan,” tegasnya.
Munawar juga mendorong keterlibatan aktif generasi muda sebagai motor penggerak koperasi. Ia mengajak pemuda Halmahera Tengah untuk menjadi pelopor dalam memastikan koperasi dikelola secara transparan, adil, dan berdampak nyata.
“Saya mengajak seluruh pemuda untuk turun tangan. Jadilah pelopor. Koperasi Merah Putih harus kita jaga bersama sebagai simbol kemandirian ekonomi berbasis budaya. Ini bukan hanya soal keuntungan, tapi tentang harga diri dan masa depan,” tambahnya.
Dengan menjadikan falsafah Fagogoru sebagai fondasi moral, Munawar Syah mengajak seluruh elemen masyarakat membangun gerakan koperasi yang kuat, inklusif, dan berkeadilan—sebagai fondasi ekonomi baru yang berpihak pada rakyat dan berakar pada kearifan lokal. (Editor: Rosa).


