Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Selasa, 21 November 2023 - 22:25 WIB

Aparat Penegak Hukum Dinilai Tak Berani Usut Pembangunan Gedung Kesenian.

Selasa, 21November 2023.23:19 WIT.

HAL-TENG PERS TIPOKOR-ID. Proyek Pembangunan Gedung Kesenian Kota Weda Kabupaten Halmahera Tengah saat ini terhenti.

Menurut Husen Ismail Direktur Lsm Gele-gele, proyek yang dibangun mengunakan anggaran APBD tahun 2022 sebesar Rp.15.674.000.000,00 sampai dengan saat ini terhenti, akan tetapi tidak dilirik oleh Aparat Penegak Hukum (APH) untuk diperiksa, ungkapnya. (21/11).

Sebenarnya ada apa dengan Proyek yang dikerjakan oleh CV. ANUGERAH FASAD SEJATI sehingga semua pihak diam dan tak berani untuk berkomentar, ujarnya.

Anak muda yang satu ini juga mempertanyakan apakah ada sisa uang yang belum dibayarkan ke pihak kontraktor hingga sampai tahun 2023 imbasnya pembangunan gedung Kesenian tersebut belum dapat dilanjutkan hingga selesai. Gedung menjadi terbengkalai, tanya dia.

Menurut Sekretaris Investigasi Rusli Ishak, selain di tahun 2022 dianggarkan untuk proyek tersebut senilai Rp. 15 Miliar lebih, di Tahun 2021 Pemerintah Daerah Halmahera Tengah juga menganggarkan lewat anggaran APBD dengan pekerjaan proyek
Rehabilitasi Berat Gedung Kesenian Weda senilai Rp.1.271.000.000,00,-

Olehnya itu, pihak Inspektorat di harapkan untuk melakukan pemeriksaan/audit volume dan
menghitung ulang item-item yang ada di dalam kontrak. 

Selain, itu kata Sekretaris Tim Investigasi proyek ini seharusnya sudah ada perhatian APH, tegasnya.

Kabag Ekbang Kabupaten Halmahera Tengah, saat dikonfirmasi sampai dengan berita ini tepublish pihaknya belum memberikan komentar.
Sebaliknya juga pihak kontraktor belum bisa di hubunggi. (Rosa).

READ  “Rekam Digital Tak Pernah Terhapus, Dugaan Korupsi Rp4,6 Miliar: Tiga Tersangka Ditahan”.

Share :

Baca Juga

Daerah

Mengintip Perjalanan 100 hari kerja Gubernur Maluku Utara: Adakah Harapan Ke Depan?

Daerah

Tersisa Dua Puluh Satu Hari Bertugas, Hasil Evaluasi Pj. Bupati Masih Menjadi Misteri.

Daerah

Aparat Penegak Hukum Diminta Periksa Konstruksi Dermaga Messa.

Daerah

Tambang di Karst Sagea Disorot, HIPMA Halteng Jabodetabek Dorong Pencabutan IUP PT MAI.

Daerah

Uang Hilang, Masih dalam Kuasa Bendahara, Rustam Ismail: Pertanggungjawaban Hukumnya Jelas.

Daerah

Halmahera Tengah Melaju ke Partai Final PBSI Piala Gubernur Maluku Utara.

Daerah

Penyaluran Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir Kecamatan Weda Selatan.

Daerah

Kolaborasi Penguatan UMKM: DPMPTSP Gandeng PT Midi Indonesia, Peserta Tekankan Urgensi Regulasi Payung UMKM Halteng.

You cannot copy content of this page