Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:02 WIB

Pemda Halteng dan Balai Bahasa Malut Sinergi Gelar Bimtek Pengajar Utama untuk Revitalisasi Bahasa Sawai.

Selasa, 3 Februari 2026. 14:00 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah memperkuat komitmennya dalam pelestarian nilai-nilai lokal melalui kolaborasi strategis dengan Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara. Kerja sama ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengajar Utama Bahasa Daerah yang resmi dibuka pada Selasa (3/2/2026) di Aula Salahudin bin Talabudin, Loiteglas, Weda.

Acara pembukaan dilakukan oleh Asisten I Setda Halmahera Tengah, Husain Ali, SE, yang menekankan pentingnya langkah bersama dalam menjaga keberlangsungan bahasa ibu. Kehadiran pihak Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara menjadi bagian penting dari upaya standarisasi dan penguatan metodologi pengajaran Bahasa Sawai di wilayah tersebut.

“Bahasa daerah adalah identitas diri. Melalui kolaborasi antara Pemda dan Balai Bahasa, kita ingin memastikan bahwa proses pengajaran di sekolah memiliki standar yang baik sehingga Bahasa Sawai tetap hidup dan dicintai oleh generasi muda,” tegas Husain Ali.

Langkah Kolektif Lintas Sektor

Pembukaan kegiatan ini juga dihadiri pimpinan OPD terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan, serta perwakilan komunitas budaya setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan adanya ekosistem yang solid dalam mendukung pelestarian budaya Fagogoru.

Peserta dan Durasi Kegiatan

Bimtek ini berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Februari 2026. Peserta merupakan calon Pengajar Utama yang diseleksi dari berbagai satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di Kecamatan Weda dan Weda Tengah.

Para pengajar nantinya akan menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing, mengajarkan Bahasa Sawai dengan metode inovatif, mulai dari dongeng, tembang daerah, hingga komedi tunggal berbahasa daerah.

Perwakilan Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara menekankan bahwa penguatan kapasitas guru menjadi kunci keberhasilan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), yang menjadi puncak dari rangkaian revitalisasi bahasa daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

READ  Bupati Halmahera Tengah Mengakui KNPI Versi Haris Pratama

Dengan semangat kebersamaan, Bimtek ini diharapkan mampu melahirkan tenaga pendidik yang kompeten dalam menjaga marwah dan keberlangsungan Bahasa Sawai di Bumi Fagogoru. (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

PKB Konsolidasikan Kekuatan di Daerah: Rakercab Halmahera Tengah Fokus Siapkan Kader Hadapi Pemilu 2029.

Daerah

Dinas Pendidikan Dan Bagian Organisasi Diduga Saling Menyalahkan Soal Nama-Nama Penerima TPP.

Daerah

Listrik Tak Kunjung Stabil, Ketua Fagawene Ingatkan Pemda soal Jasa Desa Lingkar Tambang.

Daerah

APH Diduga Tak Bernyali Periksa Dua Paket Proyek Miliaran Rupiah.

Daerah

Investigasi Pers Tipikor.id: Ke Mana Perginya Setengah Miliar Uang Rakyat Halteng?

Daerah

TNI AL Gelar Bhakti Sosial dan Kesehatan untuk Masyarakat Pesisir dalam Operasi Kamla Perisai Sura-26.

Daerah

Uang Rakyat Bocor Lewat Proyek Perkim: BPK Temukan Kerugian Rp1,7 Miliar.

Daerah

Penjabat Bupati Didesak Sidak Proyek Gedung Kesenian.

You cannot copy content of this page