Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:42 WIB

Centang Biru, Tak Ada Jawaban: Kadis Perkim Halteng Bungkam soal Temuan BPK Rp1,7 Miliar.

Rabu, 9 Juli 2025.13:39 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID —Pesan konfirmasi telah dikirim langsung kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Tengah, Abdullah Yusuf. Tanda centang biru di aplikasi pesan muncul—tanda bahwa pesan telah dibaca. Namun hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan yang diberikan.

Sikap diam seorang pejabat publik, terlebih dalam isu yang menyangkut kepentingan uang negara, bukanlah perkara sepele. Terlebih lagi, diam itu terjadi saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara resmi mengungkap temuan kejanggalan dalam proyek jalan senilai hampir Rp1,7 miliar. Dalam LHP atas LKPD Halteng Tahun 2023, BPK merinci adanya volume fiktif, indikasi kelebihan pembayaran, serta potensi penyimpangan lainnya.

Sebagai penanggung jawab anggaran dan pemegang kuasa kegiatan, Abdullah Yusuf punya posisi kunci. Ia digaji oleh negara untuk menjamin tata kelola proyek yang transparan dan akuntabel. Ketika ia memilih tidak menjawab, publik kehilangan kesempatan untuk mengetahui penjelasan resmi dari pejabat yang paling bertanggung jawab.

Sikap ini mencederai prinsip keterbukaan informasi publik. Dalam konteks pengawasan dana negara, diam bisa memberi kesan bahwa ada sesuatu yang tidak ingin dibuka ke publik. Apalagi jika diam itu terjadi justru ketika transparansi sangat dibutuhkan.

Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban. Ketika pejabat publik memilih bungkam di hadapan temuan resmi lembaga audit negara, publik berhak bertanya: apa yang sedang disembunyikan?

Jika proyek bermasalah senilai miliaran dianggap bisa diredam hanya dengan sikap bungkam, maka jangan heran jika LHP BPK berikutnya hanya menemukan bon kosong, puing-puing proyek, dan jejak pekerjaan yang tinggal nama. (Editor: Rosa).

READ  MENUJU MUBES FAGOGORU, PANITIA RESMI DIKUKUHKAN.

Share :

Baca Juga

Daerah

Fadlali; Mitigasi Adalah Upaya Mengurangi Risiko.

Daerah

Pengkab FPTI Halmahera Tengah Resmi Terbentuk, Bambang Wedarto Terpilih Sebagai Ketua Umum”.

Daerah

Retribusi IMTA Kabupaten Halmahera Tengah  Capai Rp. 83 Milyar.

Daerah

Proyek Halteng Diwarnai Dugaan Pungli, KPK: Pengadaan Barang dan Jasa Masih Jadi Lahan Rawan Korupsi.

Daerah

Program Rumah Layak Huni (RLH) Tak Tuntas, Fungsi DPRD di Pertanyakan.

Daerah

Polda Malut Diminta Periksa Proyek Normalisasi Kali Yefetu.

Daerah

Proyek Drainase Desa Sagea Kecamatan Weda Utara Ambruk.

Daerah

Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Patani, Optimis Mengulang Sejarah 2017-2012.

You cannot copy content of this page