Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 15 Maret 2025 - 20:31 WIB

Perempuan Bersimbah Darah di Halmahera Tengah, Diduga Korban Kekerasan Suami.

Sabtu, 15 Maret 2025.21:26 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. – Sebuah video viral yang beredar di grup WhatsApp memperlihatkan seorang perempuan bersimbah darah di sekujur tubuhnya.

Hingga saat ini, identitas perempuan tersebut belum diketahui. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa tragis ini terjadi di Desa Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah pada (15/03).

Diduga, perempuan tersebut mengalami luka akibat kekerasan yang dilakukan oleh suaminya. Namun, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun kronologi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.  Sementara itu, korban disebut telah mendapatkan pertolongan medis.

Kasus ini menjadi sorotan publik. Pihak berwenang diharapkan segera mengungkap kebenaran dan menindak tegas pelaku jika terbukti bersalah.

Sampai berita ini terpublikasi Pers Tipikor id, masih menunggu informasi terbaru dari pihak kepolisian. (Rosa).

READ  Halmahera Tengah Tembus Tiga Besar Nasional, Raih Apresiasi Penurunan Kemiskinan dan Stunting dari Kemendagri.

Share :

Baca Juga

Daerah

Firdaus Amir Pulang Kampung dengan Visi Besar Multi Usaha, Siap Bangun Maluku Utara.

Daerah

Beredar Video Oknum Foto Bersama Paslon 03 Serta Acungkan Salam Tiga Jari

Daerah

SIARAN PERS.GENCAR MINERAL TRANSISI LEWAT NIKEL KOTOR:MEMBONGKAR JEJAK KEJAHATAN LIMA TAHUN PT. IWIP DI HALMAHERA TENGAH.

Daerah

JELANG PERINGATAN MAULID NABI, KARANGTARUNA KULEYEVO DAN KELUARGA PNU WERE SATU GAGASAN.

Daerah

Pasca Terjadinya Longsor di Parangloe, Warga dan Tim Gabungan Kembali Temukan 2 Korban Jiwa

Daerah

Amdal Abal-Abal, Berdampak Air Meluap ke Jalan Raya Milik Rakyat

Daerah

Rencana Pemerkosaan di Moreala, Keluarga Korban Minta Kapolres Halteng Turun Tangan.

Daerah

Rp11 Miliar Lenyap di Atas Kertas — Kejati Malut Diminta Usut Dugaan Korupsi DAK Afirmasi.

You cannot copy content of this page