Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 17 Februari 2025 - 12:27 WIB

“Pengembangan Bioflok di Desa Nurweda: Kolam Budidaya Ikan Air Tawar Jadi Wisata Edukasi dan Ketahanan Pangan”.

Senin, 17 Februari 2025.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.           Kelompok usaha budidaya ikan air tawar La Tansa di Desa Nurweda, Kecamatan Weda berinovasi dalam sektor perikanan dengan mengembangkan teknologi bioflok. Program ini tidak hanya berorientasi pada produksi ikan, tetapi juga diharapkan sebagai sarana wisata edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang budidaya ikan air tawar. Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan pangan yang memihak terhadap kepentingan rakyat dan kedaulatan nasional yang menjadi salah satu titah Presiden Prabowo Subianto.

Kabir Salasa selaku Ketua kelompok, mengungkapkan bahwa pembangunan kolam bioflok ini dimulai pada November 2024 dan kini telah berjalan lebih dari tiga bulan. “Kata Kabir, kami menamakan kelompok usaha ini La Tansa, dengan harapan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk melihat peluang usaha di sektor perikanan air tawar. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan daerah,” jelas Kabir saat dikonfirmasi oleh Pers Tipikor.id.

Kolam budidaya ini terdiri dari lima unit dengan ukuran masing-masing 4 kali 4, yang merupakan bantuan dari Dinas Perikanan Halmahera Tengah. Dengan adanya dukungan ini, Kabir dan kelompoknya berharap kegiatan budidaya ikan air tawar tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya, tetapi juga menginspirasi warga lain untuk mengembangkan usaha serupa.

Selain fokus pada produksi, kelompok La Tansia juga berencana menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata edukasi. Pengunjung dapat belajar langsung tentang sistem bioflok, teknik pemeliharaan ikan, serta manfaat ekonomi yang bisa didapat dari budidaya ikan air tawar. Dengan konsep ini, kelompok La Tansia ingin membuktikan bahwa sektor perikanan bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang berkelanjutan dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

READ  Pemda Halteng Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir.

Hal ini tentunya sesuai dengan program Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong ekonomi berbasis perikanan. Program budidaya bioflok seperti yang dijalankan oleh La Tansa merupakan bentuk nyata dari visi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya kolam bioflok ini, kami ingin menciptakan semangat baru bagi warga desa agar lebih inovatif dalam mengembangkan usaha perikanan. Semoga ke depan, semakin banyak masyarakat yang terlibat dan mendapat manfaat dari program ini,” tambah Kabir.

Ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Halmahera Tengah dalam membangun ekosistem perikanan yang produktif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, sektor perikanan dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, ulas Kabir. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Penggusuran di Belakang SMAN 1 Weda Disorot, Makam Keluarga Diduga Ikut Terdampak.

Daerah

Galian C di Pantai Gemaf Kian Liar, Risiko Abrasi Menguat.

Daerah

Petugas Damkar Halteng Berhasil Padamkan Kebakaran Salah Satu Rumah Dinas di Desa Wedana.

Daerah

PEMDA HALTENG FOKUS WUJUDKAN AKSES AIR BERSIH KOTA WEDA.

Daerah

“Semarak Kampung Ramadhan: Petugas Satlantas Sigap Mengatur Arus Lalu Lintas”.

Daerah

Ucapan Terima Kasih Warga Waleh atas BLT dan Insentif Sosial Diwarnai Bahasa Weda dan Jawa.

Daerah

1.525 Karton Bir Lolos dari Pos Penjagaan Moreala, Diduga Ada Pembiaran.

Daerah

Camat Weda Kota, PJ Kades Loiteglas dan Pemuda Bergerak Bersihkan Saluran di Seputaran Jalba.

You cannot copy content of this page