Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 8 September 2024 - 00:46 WIB

Proyek Pengadaan Air Bersih, Woejerana Kecamatan Weda Tengah Perlu Diusut.

Ahad, 08 September 2024.01:39 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Proyek pengadaan air bersih yang bersumber dari anggaran APBD Halmahera Tengah, dengan lokasi Desa Woejerana Kecamatan Weda Tengah, hingga saat ini proyek tersebut tidak membawa manfaat apa-apa bagi masyarakat setempat.

Pasalnya, salah satu masalah yang mencolok adalah, tangki air/profil tank belum terpasang, bahkan profil tank tampak masih berada diluar.

Kondisi proyek air bersih ini masih menjadi perhatian masyarakat setempat, sementara sampai dengan saat ini seakan tidak ada upaya untuk selesaikan agar proyek tersebut dapat berfungsi sesuai dengan harapan dan kebutuhan warga.

Pers Tipikor.id, menghimpun informasi dari berbagai sumber, proyek tersebut dikerjakan tahun 2023 lalu.
“Akan tetapi hngga saat ini, proyek tersebut belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan ditulis namanya mengungkapkan lewat pesan WhatsAppnya, proyek ini tidak berfungsi. Karena itu aparat penegak hukum (APH) diminta turun tangan untuk melakukan pemeriksaan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas terkait diminta agar segera turun tangan untuk mengkroscek kendala proyek tersebut. (Rosa).

READ  Polres Halmahera Tengah Diduga, Abaikan Kasus Pengancaman.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejanggalan Formulir C1Plano 7 Suara Sedangkan C1 Salinan Kosong.

Daerah

Dikbud Halteng Awasi Transisi PAUD ke SD, Terapkan Strategi Belajar Menyenangkan.

Daerah

Mafia Lahan Perusak Perusahaan Ternama (Iwip) Di Halmahera Tengah Bakal di Bongkar Habis

Daerah

Berita Acara Disebut Nanti Dibuat di Kecamatan, Fakta Baru Pilkades Fritu Terungkap di DPRD.

Daerah

Terabaikan Puluhan Tahun, Jalan Menuju SP 2 Kian Rusak dan Sulit Dilalui.

Daerah

Beredar Video Diduga Penikaman Pekerja di PT IWIP, Situasi Jadi Sorotan.

Daerah

Alarm Bahaya Polusi Dan Debu Kepung Wilayah Kecamatan Weda Tengah

Daerah

Diduga Kepala Desa Wairoro Indah Menghapus Program Gotong Royong, Pemukiman Warga Terendam Banjir Akibat Hujan Deras.  

You cannot copy content of this page