Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 17 November 2025 - 19:22 WIB

Geger, Brankas Dinkes Halteng Dibobol, Uang Puluhan Juta Dilaporkan Hilang.

Senin, 17 November 2025.20:17 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Halmahera Tengah menjadi sasaran pembobolan pada malam Jum’at. Berdasarkan informasi yang diterima Pers Tipikor.id, aksi tersebut menyasar brankas dinas, dan puluhan juta rupiah dilaporkan hilang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Halteng, Aidin Abdurahman, SKM, membenarkan peristiwa ini. Menurutnya, laporan resmi telah dibuat oleh Bendahara Dinas.

“Bendahara sudah membuat laporan polisi, jadi langsung hubungi bendahara karena beliau yang tahu persis berapa jumlah uang yang hilang. Saya masih di luar daerah,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Pers Tipikor.id berupaya mengonfirmasi langsung kepada Bendahara Dinas untuk memastikan jumlah kerugian, namun hingga berita ini dipublikasikan, belum ada respons resmi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah, AKP Bondan Manikotomo, saat dikonfirmasi membenarkan laporan pembobolan tersebut. “Kami sedang melakukan penyelidikan. Dalam laporan, ada uang yang hilang sekitar Rp 25 juta. Untuk dokumen, tidak ada yang hilang,” jelasnya.

Peristiwa ini menambah daftar insiden kriminal yang menyasar kantor pemerintahan di Halmahera Tengah.  (Editor: Rosa).

READ  "Pesantren Kilat SDN 4 Weda: Membangun Generasi Berahlak Mulai dan Berilmu".

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Pantau Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kota Weda.

Daerah

“Oknum Penebang Pohon Menutup Akses ke Wisata Goa Bokimaruru Harus Bertanggungjawab”.

Daerah

Ketua Umum KKF, “Ucapakan Selamat Bertugas Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah”.

Daerah

Tambang di Karst Sagea Disorot, HIPMA Halteng Jabodetabek Dorong Pencabutan IUP PT MAI.

Daerah

Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu Bersih.

Daerah

TERSANGKA MENJADI MASIH MISTERI, DARI SEMBILAN ORANG TERPERIKSA DI KEJAKSAAN HALMAHERA TENGAH.

Daerah

Dari Bumi Fagogoru ke Panggung Nasional: Halmahera Tengah Borong Penghargaan Desa.

Daerah

Hasil Evaluasi Itjen Kemendagri, Bukan Ajimat, Pj Bupati Diminta Transparan.

You cannot copy content of this page