Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Senin, 7 Agustus 2023 - 14:31 WIB

DUGAAN KUAT, ADANYA PENGELAPAN DUIT NASABAH

Senin, 7 Agustus 2023. 15:24 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Terungkap!!!! adanya sejumlah Nasabah dari pihak Syahbandar Weda Kabupaten Halmahera Tengah datangi pihak Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang beralamat di Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah pada (7/8/2023) pagi tadi.

Para nasabah tersebut mendatanggi pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Weda terkait adanya dugaan duit para nasabah di gelapkan. Salah satunya korban di ketahui atas nama Alsen Valensia Lalihatu.

Dugaan pengelapan tersebut dari pihak petugas BRI Weda atas nama Sukri Rumodar, dengan modus mentransfer duit korban, kepada salah satu rekan sejawatnya yaitu, Muhammad Rizky.

Hal ini diketahui, dari hasil rekening koran yang dicetak dengan kerugian korban kurang lebih Rp. 21 juta rupiah dengan sisa saldonya sebesar Rp. 28 ribu rupiah.

Untuk mendapatkan perimbangan terkait dugaan pengelapan duit nasabah Pers Tipikor-id mendatanggi pihak Bank pukul 15:00 WIT, namun pihak penanggung jawab/Kepala Bank berada di Polres Halmahera Tengah, hal ini sesuai pernyataan yang disampaikan salah satu security yang tepatnya berada di pintu masuk.

Dilansir dari salah satu Media Onlinehttps://www.teropongmalut.com/heboh-oknum-petugas-bri-weda-diduga-rampok-duit-nasabah-puluhan-juta/
Edisi 7 Agustus 2023.

Jelasnya pada paragraf ke lima. “Sejumlah rekan korban yang merupakan petugas KPLP Syahbandar Weda ini mengaku kesal dengan tindakan pelaku yang merugikan rekan mereka yakni Alsen ini,” ungkap kekesalan Meraka kepada media ini usai melakukan aksi mosi tak percaya terhadap BRI tadi”.

Atas aksi tak terpuji itu, kedua oknum petugas BRI Weda saat ini diamankan petugas Polres Halteng guna pengambilan keterangan, karena perihal tersebut jauh sebelumnya sudah dilaporkan ke pihak Polres Halteng untuk di proses hukum.

Terpisah Pak Jamrud selaku penanggung jawab BRI Weda kepada media mengatakan bahwa terkait dengan sngsi tindakan dugaan perampokan duit nasabah oleh oknum petugasnya. Pihaknya masih berkoordinasi dengan pimpinan Cabang.

READ  Dugaan Kuat, Kontraktor Hilangkan Salah Satu Item Pekerjaan Proyek.

“Nanti kami konfirmasi dengan pimpinan cabang dulu, jika arahannya seperti apa barulah akan disampaikan, karena kami akan melihat CCTV dan mencetak rekening koran,” ujarnya singkat. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

PROYEK PEMPROV AMBRUK, TELAH DIKERJAKAN KEMBALI.

Daerah

Bupati Halmahera Tengah Mengakui KNPI Versi Haris Pratama

Daerah

Surat Kuasa Jadi Modus, Pemegang Surat Kuasa Bukan Kelompok Tapi Perorangan”.

Daerah

Terungkap, Evaluasi BPKP dan Ombudsman Jadi Alarm Serius untuk DPRD Halmahera Tengah.

Daerah

“Praktisi Hukum Ingatkan Risiko Hukum di Balik Penyertaan Modal PD FMB yang Rugi dan Tanpa Audit”.

Daerah

Waka Polres Halteng Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Kie Raha 2024 – 2025.

Daerah

Kejaksaan Halteng Soroti Proyek Pembangunan RLH, Proyek Air Bersih Dan Proyek Lainnya.

Daerah

ANGGARAN TOTAL RP.153.942.935.526,00,- HARUS MENJADI PERHATIAN HUKUM.

You cannot copy content of this page