Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Tekan Risiko Bencana hingga 1,2 Persen, BPBD se-Maluku Utara Sepakati Penguatan Mitigasi Bencana.

Kamis, 6 Agustus 2026.22:13 WIT

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Kabupaten Halmahera Tengah turut mengambil bagian dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana se-Provinsi Maluku Utara yang berlangsung pada 4–5 Agustus 2026 di Ballroom Marahai Park Hotel, Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Halmahera Tengah hadir dipimpin oleh Kepala Pelaksana Muhlis Tahir, S.Pd., bersama jajaran pimpinan BPBD, yakni Sekretaris BPBD Yusri Talabuddin, Kepala Bidang I Hasim Jabar, SE., serta Kepala Bidang III Ridwan Amarullah, dan sejumlah staf BPBD Kabupaten Halmahera Tengah.

Kehadiran jajaran BPBD Halmahera Tengah tersebut menjadi bagian dari forum strategis yang mempertemukan seluruh Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Maluku Utara dengan mengusung tema “Penguatan Sinergi Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Maluku Utara Bangkit yang Tangguh, Aman dan Berkelanjutan.

“Rakorda tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di Maluku Utara, mulai dari penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Kebencanaan, peningkatan kapasitas aparatur, pembaruan Kajian Risiko Bencana (KRB) dan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), digitalisasi sistem pelaporan kedaruratan, penguatan manajemen logistik, hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Melalui kesepakatan bersama tersebut, BPBD se-Maluku Utara menargetkan peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) tahun 2026 sekaligus menekan Indeks Risiko Bencana Provinsi hingga mencapai target 1,2 persen. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), pengembangan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, penerapan sistem pelaporan cepat maksimal 1 x 24 jam pascabencana, serta peningkatan simulasi kesiapsiagaan.

Kesepakatan Rakorda kemudian ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku Utara Fehby Alting, S.IP., M.Si., bersama para Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Maluku Utara, yakni Hentje M.L. Hetharia, S.Hut. (Halmahera Utara), Wawan Gunawan M. Ali, S.STP. (Halmahera Barat), Jakaruddin, S.Pd., M.Pd. (Halmahera Selatan), Muhlis Tahir, S.Pd. (Halmahera Tengah), Darso Gadjal, S.Ag., M.Si. (Halmahera Timur), Muhammad Abubakar, S.Pd., M.Si. (Kota Tidore Kepulauan), Alhadar Fdjaguna, S.Gg. (Pulau Morotai), dan Rasyid La Bally, S.H. (Pulau Taliabu).

READ  Kapolres Dan Dandim Halmahera Tengah Diminta Usut Arena Judi Sabung Ayam.

Keikutsertaan Kepala Pelaksana Muhlis Tahir bersama jajaran BPBD Kabupaten Halmahera Tengah menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi lintas wilayah, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun sistem mitigasi bencana yang lebih terpadu, cepat, dan responsif dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di Maluku Utara. (Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

PAD Bocor di Jalan Raya: Kontainer dan Kendaraan Lintas Bebas Keluar Masuk, Penegak Perda Tak Bertaji.

Daerah

Hari Libur Dimanfaatkan, Kadis Pendidikan Halteng Pimpin Aksi Bersih Lingkungan.

Daerah

Eksklusif Investigasi: 5 Penyedia Borong 100 Lebih Proyek Fisik Halmahera Tengah.

Daerah

Tanpa AMDAL, PT Position Diduga Tambang Ilegal: Sekjen Ampera Desak KPK dan Kapolri Usut Dugaan Kolusi dengan Pemda Haltim.

Daerah

Syiar Ramadan Menggema: Lasqi Galang Donasi untuk Mushalah Nurul Huda.

Daerah

Pengadaan USG 2 Dimensi Puskesmas Dipertanyakan.

Daerah

Rp1,39 Miliar Perjalanan Dinas Tersebar di 12 Subkegiatan, Porsi Dalam Kota Capai Rp842,17 Juta.

Daerah

DUMP TRUCK TERPEROSOK DISELOKAN, AKIBAT JALAN TAK KUNJUNG DIKERJAKAN.

You cannot copy content of this page