Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:19 WIB

Kabid Kedaruratan BPBD Halteng: Penyaluran Bantuan Sudah Sesuai Mekanisme.

Rabu, 10 Juni 2026.00:18 WIT.

HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Tengah, Yusri Talabuddin, menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan kepada para pengungsi telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Pernyataan tersebut disampaikan Yusri saat ditemui di kediaman Kepala BPBD Halmahera Tengah, Muhlis Taher, S.Pd., bersama salah satu staf BPBD.

Menurut Yusri, setelah pelaksanaan Idul Adha dan para personel BPBD kembali dari cuti atau izin hari raya, pihaknya langsung melakukan perhitungan ulang jumlah logistik berdasarkan data pengungsi yang ada sebelum bantuan disalurkan.

“Setelah Idul Adha dan personel kembali bertugas, kami menghitung kembali jumlah logistik sesuai dengan jumlah pengungsi yang ada, kemudian bantuan tersebut sudah kami serahkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat kemungkinan sejumlah pengungsi tidak menerima bantuan secara langsung pada saat pembagian karena tidak berada di lokasi ketika petugas melakukan distribusi.

“Ada beberapa orang yang mungkin keluar saat petugas datang. Ketika mereka kembali, petugas sudah tidak berada di tempat. Kami tidak mungkin membagikan bantuan setiap hari karena distribusi dilakukan berdasarkan perhitungan kebutuhan untuk satu minggu,” katanya.

Yusri menambahkan, BPBD tidak hanya melayani kebutuhan pengungsi, tetapi juga kebutuhan aparat yang bertugas dalam penanganan kondisi darurat di lapangan.

“Setiap logistik yang dibagikan dihitung per minggu sesuai kebutuhan dan ketersediaan barang yang ada di gudang logistik,” jelasnya.

Terkait adanya foto yang beredar dan menunjukkan antrean warga, Yusri menilai kondisi tersebut kemungkinan terjadi setelah petugas selesai melakukan pembagian dan meninggalkan lokasi.

“Bisa jadi mereka datang setelah petugas pulang, sehingga terlihat ada antrean seperti yang muncul dalam pemberitaan,” ujarnya.

“Sebenarnya tim BPBD sudah menjadwalkan turun. Surat tugasnya juga sudah keluar dan berlaku selama satu minggu. Kemungkinan besok kami akan turun langsung ke lokasi,” katanya.

READ  Pj Bupati Ir. Ikram Malan Sangaji Meletakkan Batu Pertama Pembangunan RLH.

Menanggapi keterlambatan saat dikonfirmasi, Yusri memberikan klarifikasi kepada Pers Tipikor.id, Yusri menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mengabaikan permintaan konfirmasi yang disampaikan media.

“Bukan kami tidak merespons, tetapi kami juga harus mengetahui secara jelas kondisi di lapangan. Segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab kami harus sesuai dan seragam dengan data yang kami catat di lapangan. Karena itu juga menjadi bagian dari laporan yang kami sampaikan kepada pimpinan, baik kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Pak Sekda maupun Pak Kalak BPBD,” jelasnya.

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

“Penyebab Kebakaran Area Limbah IWIP Masih Diinvestigasi, Diduga Ada Pihak Luar Masuk Lokasi”.

Daerah

Rekaman Suara Aktivitas Scrap di Weda, Nama LSM dan Polisi Ikut Terseret.

Daerah

Rp14,26 M Dana Bermasalah di Halteng: 17 Rekanan Belum Bertanggung Jawab, PAD Bocor, Belanja Salah Klasifikasi.

Daerah

Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Halteng Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dilantik.

Daerah

Dinas Koperasi & UKM Halmahera Tengah, Bagikan Bantuan Permodalan Ke 282 Pelaku Usaha.

Daerah

KASUS PENGEROYOKAN DAN PENIKAMAN BERUJUNG MAUT.

Daerah

Smart Marsindo Bangun SMA Pulau Gebe, Zulvaldhy Ingatkan Peran Pemda dan DPRD.

Daerah

PENYERAHAN DOKUMEN PERBAIKAN CALON DPRD, “PARTAI BURUH HALTENG SIAP BERTARUNG DI PEMILU 2024”.

You cannot copy content of this page