Home / Daerah / Investigasi / Nasional / Regional

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:27 WIB

“Penyebab Kebakaran Area Limbah IWIP Masih Diinvestigasi, Diduga Ada Pihak Luar Masuk Lokasi”.

Senin, 31 Agustus 2025.15:27 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menegaskan bahwa kebakaran yang terjadi di area pengelolaan limbah/insinerator di dalam kawasan IWIP pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 02.30 WIT, bukan merupakan aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Kebakaran terjadi di area pengelolaan limbah yang terdapat material berupa ban bekas. Material tersebut memiliki karakteristik mudah terbakar sehingga ketika api membesar, proses pemadaman membutuhkan penanganan khusus.

Berdasarkan informasi yang berhasil di terima Pers Tipikor.id dari pihak PT Iwip, awal yang disampaikan perusahaan, sebelum kebakaran membesar, petugas keamanan yang sedang melakukan patroli menemukan sekitar 3 hingga 4 orang yang diduga merupakan masyarakat dari luar kawasan memasuki area pengelolaan limbah tanpa kepentingan yang sah.

Petugas keamanan kemudian menegur dan meminta mereka meninggalkan lokasi. Namun, situasi disebut sempat memanas setelah terjadi perdebatan antara orang-orang tersebut dengan petugas keamanan.

Dalam informasi awal tersebut, orang-orang yang masuk ke area limbah diduga melakukan aktivitas memotong-motong ban bekas menjadi bagian yang lebih kecil, yang diduga bertujuan agar material tersebut lebih mudah diangkut keluar dari kawasan.

Lebih lanjut, terdapat dugaan bahwa material ban tersebut kemudian sengaja dibakar. Setelah orang-orang tersebut meninggalkan lokasi dan menuju arah perkampungan, titik api di area tersebut disebut mulai membesar hingga akhirnya menimbulkan kebakaran.

Namun demikian, informasi tersebut belum dapat dinyatakan sebagai kesimpulan final mengenai penyebab kebakaran. PT IWIP menegaskan bahwa penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi.

Perusahaan menyatakan tidak akan mengambil kesimpulan sebelum proses investigasi selesai dan seluruh fakta di lapangan dapat dipastikan.

Setelah menerima informasi mengenai kebakaran, PT IWIP langsung mengerahkan tim tanggap darurat dan unit pemadam kebakaran ke lokasi. Sebanyak 7 unit kendaraan pemadam kebakaran dan sekitar 40 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mengendalikan titik api.

READ  ASTRI TIARASARI YASIN; "SOSIALISASI EMPAT KONSENSUS BERBANGSA & BERNEGARA".

Selain pemadaman, alat berat juga diperbantukan untuk mengisolasi dan memisahkan material yang belum terbakar guna mencegah api menjalar ke tumpukan material lainnya.PT IWIP memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, asap yang ditimbulkan dari kebakaran turut menimbulkan kekhawatiran masyarakat di sekitar kawasan. Perusahaan menyatakan terus melakukan pengendalian kebakaran, pemantauan kondisi sekitar lokasi serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dengan adanya informasi awal tersebut, PT IWIP menegaskan bahwa kebakaran bukan berasal dari aktivitas pembakaran yang dilakukan perusahaan. Adapun dugaan adanya pihak luar yang masuk ke area pengelolaan limbah serta aktivitas pembakaran sebelum api membesar masih menjadi bagian dari proses investigasi.

Pihak PT IWIP memastikan keselamatan masyarakat, pekerja dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut.

Perusahaan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi lebih lanjut berdasarkan fakta serta hasil investigasi di lapangan.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Bahri Sudirman, Resmi Menjabat Sekda Halmahera Tengah.

Daerah

Terkait Dermaga Messa, Salah Satu Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Halmahera Tengah Angkat Bicara.

Daerah

APARAT PENEGAK HUKUM DIDESAK PERIKSA PROYEK MANGKRAK.

Nasional

Jahiliah Pemilihan Rektor, Harus Berakhir !

Daerah

Organda Halteng Gelar Aksi Jum’at Bersih di Terminal Kota Weda.

Daerah

“Aktivitas Pelabuhan Weda Kian Meningkat, Buruh Terima Bingkisan Natal”.

Daerah

Organda Halmahera Tengah Gelar Agenda Tahunan Berbagi Bingkisan Lebaran.

Daerah

Saat Pemuda Bicara Perubahan: Rudi Karim Maju di Pilkades Nurweda 2026, Bawa Agenda Transparansi Desa.

You cannot copy content of this page