Selasa, 10 Maret 2026.19: 30 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh warga Trans SP 2, Desa Yeke, Kecamatan Weda Timur pada Ahad, 23 Februari 2025, kini mulai mengalami kerusakan serius. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga yang setiap hari harus melintasi jembatan tersebut.
Sejumlah bagian jembatan terlihat mulai rapuh dan tidak lagi kokoh seperti sebelumnya. Warga yang melintas terpaksa memperlambat kendaraan dan ekstra berhati-hati karena khawatir jembatan tersebut sewaktu-waktu bisa membahayakan keselamatan.
Ironisnya, jembatan itu sejak awal dibangun menggunakan tenaga dan inisiatif warga sebagai solusi darurat agar akses transportasi tetap bisa digunakan. Namun hingga kini, belum terlihat adanya penanganan serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur tersebut.
Padahal jalur itu menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat Trans SP 2 dan sekitarnya. Jika kerusakan terus dibiarkan tanpa penanganan, bukan tidak mungkin jembatan darurat itu akan semakin parah bahkan berpotensi putus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Pers Tipikor.id, Siwank Gebe salah warga mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk segera turun tangan. Masyarakat menilai persoalan ini tidak bisa lagi dipandang sebagai masalah kecil, karena menyangkut keselamatan warga yang melintas setiap hari.
Sebagai Warga Siwank Gebe berharap pemerintah daerah tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau korban jiwa baru kemudian bertindak. Perbaikan atau pembangunan jembatan yang layak dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera direalisasikan. (Editor: Rosa).

