Sabtu, 22 November 2025.19:27 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID— Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku Utara kembali mengirim satu atlet terbaiknya untuk berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) XIX FPTI yang digelar di Semarang pada 25–29 November 2025. Atlet tersebut secara resmi dilepas oleh Ketua Harian FPTI Kota Ternate yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Ternate, pada Sabtu (22/11).
Di tengah padatnya persiapan menuju Rapat Kerja Nasional FPTI pada Desember mendatang, FPTI Maluku Utara memastikan tetap berpartisipasi dalam ajang tahunan tersebut. Tahun ini, Maluku Utara menurunkan M. Halki Halid, atlet asal Weda yang mewakili FPTI Halmahera Tengah. Halki tercatat sebagai atlet panjat tebing dengan poin tertinggi di tingkat provinsi.
Ajang Kejurnas merupakan agenda resmi FPTI yang bersifat wajib bagi seluruh pengurus provinsi di Indonesia. Bagi FPTI Maluku Utara, keikutsertaan ini sejalan dengan moto organisasi, “FPTI Malut Bangkit Berprestasi 2030,” sebagai komitmen memajukan olahraga panjat tebing di wilayah tersebut.
Ketua Umum FPTI Maluku Utara, Moh. Fitrah, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda FPTI baik di tingkat daerah maupun nasional, meski dengan segala keterbatasan yang ada.
“Dengan keterbatasan yang ada, saya tetap berkomitmen mengawal agenda-agenda FPTI Malut. Ini sudah menjadi keinginan saya, sehingga suatu saat nanti panjat tebing bisa memberikan prestasi gemilang bagi Maluku Utara,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan pada Kejurnas kali ini merupakan yang ketiga, setelah sebelumnya FPTI Malut mengirim atlet pada Kejurnas Kelompok Usia di Tangerang dan Kejurnas Seri I di Manado. Menurutnya, konsistensi mengikuti event nasional menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk terus membangun FPTI dan meningkatkan kemampuan atlet.
Sementara itu, Kadispora Kota Ternate, Sutopo, yang melepas langsung keberangkatan atlet, mengapresiasi keseriusan FPTI Malut dalam pembinaan olahraga panjat tebing.
“Dengan kondisi saat ini, saya melihat FPTI Malut memang serius mengembangkan atlet panjat tebing. Karena itu, slogan ‘bangkit dan berprestasi’ saya yakin bisa tercapai pada 2030 nanti,” ujarnya.
Ia juga berharap atlet yang diberangkatkan dapat mengikuti Kejurnas dengan baik.
“Insyaallah atlet yang berangkat ini pergi dengan selamat, pulang juga selamat, dan membawa hasil terbaik. Terlepas dari apa pun hasilnya, pengalaman ini sangat berharga,” tutup Sutopo saat melepas atlet secara simbolis.
Acara pelepasan berlangsung pada sore hari di Sekretariat FPTI Maluku Utara, Mangga Dua Utara, dan turut dihadiri oleh Sekretaris Umum, Ketua Harian, serta jajaran pengurus FPTI Malut lainnya.
(Editor: Rosa).


