Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 12 Januari 2025 - 00:22 WIB

Polemik Perjalanan Pj Kades Were ke Jakarta Disorot, Diduga Terkait Pilkada Halmahera Tengah.

Ahad, 12 Januari 2025. 01:14 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR ID.
Perjalanan Penjabat (Pj) Kepala Desa Were, Kecamatan Weda, ke Jakarta memicu kontroversi di tengah masyarakat. Keberangkatan Zulkifli Hasan, yang saat ini memimpin Desa Were, menuai sorotan tajam setelah diduga tidak memiliki agenda resmi yang berkaitan dengan kepentingan Desa.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Pj Kades Were Zulkifli melakukan perjalanan ke Ibu Kota dan sempat bertemu dengan Ikram Malan Sangadji, salah satu Bupati terpilih Kabupaten Halmahera Tengah. Hal ini semakin memanaskan situasi, mengingat proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halmahera Tengah saat ini masih dalam sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), dengan sidang pendahuluan dijadwalkan pada 13 Januari mendatang.

Sejumlah warga mengaku kecewa dengan tindakan Pj Kades yang dianggap kurang transparan dan cenderung tidak netral. “Kami mempertanyakan urgensi perjalanan ini. Jika memang untuk kepentingan desa, seharusnya disampaikan kepada masyarakat. Namun jika ada kaitannya dengan Pilkada, ini jelas melanggar prinsip netralitas yang harus dijaga oleh pejabat pemerintahan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, beberapa pihak menilai bahwa tindakan Zulkifli mencoreng kredibilitas penjabat desa, yang seharusnya fokus pada pelayanan masyarakat dan pembangunan desa. “Apalagi jika benar perjalanan ini berkaitan dengan dukungan politik, ini sudah di luar kewenangannya sebagai penjabat kepala desa,” tambahnya.

Isu ini menjadi perhatian serius di tengah masyarakat yang berharap Pilkada dapat berlangsung adil dan damai.

Proses sengketa Pilkada di MK sendiri masih menjadi sorotan utama. Banyak pihak yang berharap sidang mendatang dapat memberikan kejelasan terkait dinamika politik yang terjadi di Halmahera Tengah.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun pihak berwenang, untuk memastikan netralitas pejabat desa dalam proses politik yang sedang berlangsung. Situasi ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan integritas dalam kepemimpinan, terutama di masa-masa krusial seperti Pilkada.

READ  "Proyek Dermaga Messa Sarat Dugaan Korupsi! Dua Tahun Berlalu, Penegakan Hukum Dipertanyakan".

Sampai dengan berita ini terpublikasi Zulkifli Hasan selaku Pj Kades Were belum memberikan keterangan. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Kurang Lebih 4 Tahun Kasus Dugaan Korupsi Covid Mengendap

Daerah

Proyek Mangkrak: DPRD Diduga Lelet Mengawal Program Pemerintah Ratusan Miliar.

Daerah

Kapolsubsektor Weda Utara Berbagi Sembako, Ringankan Beban Warga di Bulan Ramadhan.

Daerah

Warga Sagea dan Kiya Kembali Gelar Aksi, Bergerak dari Kantor Camat Weda Utara Menuju PT MAI.

Daerah

“Terang-Terangan Dikerjakan Menyalahi Ketentuan, Warga Tantang Kejaksaan Tidak Boleh Diam!”.

Daerah

“Bawa Pesan Sekolah Inklusif, FAD Halmahera Tengah Sabet Juara I Vlog Hari Aanak Nasional 2026”.

Daerah

Proyek Pengadaan Air Bersih, Woejerana Kecamatan Weda Tengah Perlu Diusut.

Daerah

Bermodus Menjual Mobil, Oknum Malah Bawa Kabur Mobil Yang Sudah Bayar Pembeli.

You cannot copy content of this page