Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:28 WIB

“Rajut Konservasi, Menjaga Keberlanjutan”.

Sabtu, 3 Januari 2026. 19:24 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Jambore Pecinta Alam (JPA) ke-XI se-Maluku Utara resmi digelar dengan mengusung tema “Merajut Konservasi, Menjaga Keberlanjutan”. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi gerakan lingkungan sekaligus penguatan solidaritas antar komunitas pecinta alam dalam merespons tantangan ekologis yang kian kompleks di Maluku Utara.

Berdasarkan rilis panitia yang disampaikan Rifya Rusdi, Jambore Pecinta Alam ke-XI dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin, 5 hingga Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Sageyen Riverside, Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai komunitas pecinta alam dari sejumlah kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, jambore ini juga difungsikan sebagai ruang konsultasi dan refleksi gerakan konservasi, di tengah meningkatnya ancaman krisis ekologis. Panitia menilai, kerusakan hutan, pencemaran sungai dan laut, serta ekspansi industri ekstraktif telah berdampak langsung terhadap keberlanjutan lingkungan dan ruang hidup masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mengikuti sejumlah agenda strategis, mulai dari diskusi lingkungan, pendidikan konservasi, penguatan kapasitas organisasi pecinta alam, hingga kegiatan lapangan yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran ekologis serta tanggung jawab kolektif dalam menjaga alam.

Panitia pelaksana menegaskan, tema “Merajut Konservasi, Menjaga Keberlanjutan” dimaknai sebagai upaya menyatukan pengetahuan, pengalaman, dan aksi nyata para pecinta alam dalam merawat relasi harmonis antara manusia dan lingkungan. Nilai tersebut dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

Melalui Jambore Pecinta Alam ke-XI se-Maluku Utara ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk terus menjaga kelestarian alam, memperkuat jejaring perjuangan lingkungan, serta mendorong peran aktif generasi muda sebagai penjaga dan pembela alam Maluku Utara.

READ  Kontraktor Bongkar Dugaan Pungli di Proyek Halteng.

Jambore ini sekaligus menjadi pengingat bahwa merawat alam berarti merawat masa depan, dan menjaga keberlanjutan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

SD Negeri 1 Kota Weda Giat Jalankan Program Sholat Dhuha Setiap Jumat

Daerah

“Kades Waleh Dampingi Warga Terima Bantuan Baju dan Santunan Kematian Pemkab Halteng”.

Daerah

Dinas Koperasi & UKM Halmahera Tengah, Bagikan Bantuan Permodalan Ke 282 Pelaku Usaha.

Daerah

Tekan Risiko Bencana hingga 1,2 Persen, BPBD se-Maluku Utara Sepakati Penguatan Mitigasi Bencana.

Daerah

Seragam dan Sajadah dalam Satu Langkah Pengabdian, Personel Polres Tarawih Keliling di Masjid Baiturrahman.

Daerah

MEMBANGUN KABUPATEN HALTENG. PJ, BUPATI BERHARAP SELURUH STAKEHOLDER BERSINERGI.

Daerah

Pohon Tumbang di Jalan Raya, Lalu Lintas Sempat Macet.

Daerah

Aksi Unjuk Rasa Koalisi Mahasiswa Maluku Utara Di Gedung KPK.

You cannot copy content of this page