Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:08 WIB

Penggusuran Jalan Wedana Tahap II Tuai Protes, Warga Tunggu Komisi III DPRD Halteng Dilokasi.

Rabu, 21 Januari 2026. 12:06 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Puluhan pemilik lahan kebun di Desa Wedana, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, hingga kini masih menanti kehadiran Komisi III DPRD Halmahera Tengah untuk meninjau langsung lokasi penggusuran pembangunan jalan Desa Wedana Tahap II.

Pembangunan jalan tersebut bersumber dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai kontrak sebesar Rp3.104.800.000,00, dan dikerjakan oleh CV Binar Corporation Teknik selaku penyedia jasa. Namun, di balik proyek infrastruktur itu, muncul persoalan serius terkait hak-hak warga pemilik lahan yang terdampak langsung penggusuran.

Para pemilik lahan yang jumlahnya mencapai puluhan orang mengaku hingga kini belum mendapatkan kejelasan dan kepastian terkait hak mereka. Sejumlah kebun warga dilaporkan telah digusur untuk kepentingan proyek jalan, tanpa adanya penyelesaian yang jelas dengan pemilik lahan.

Salah satu warga pemilik lahan, Ifan menyampaikan kekecewaannya atas sikap pihak-pihak terkait yang dinilai mengabaikan hak masyarakat. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan hak warga.

“Seharusnya jangan mengabaikan hak warga. Kami mendukung pembangunan, tapi hak pemilik lahan juga harus dihormati dan diselesaikan dengan baik,” ujar Aci di lokasi penggusuran.

Menurut Aci dan warga lainnya, penantian terhadap kehadiran Komisi III DPRD Halmahera Tengah bukan tanpa alasan. Mereka berharap wakil rakyat dapat melihat secara langsung kondisi kebun dan lahan warga yang telah digusur, sekaligus memastikan adanya kejelasan dan kepastian penyelesaian hak-hak masyarakat.

Warga menilai, lamanya proses dan tidak adanya kepastian telah menimbulkan keresahan serta rasa ketidakadilan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mereka mendesak Komisi III DPRD Halteng segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut secara transparan dan berkeadilan.

READ  Masyarakat Desa Gaifoli Menderita Disaat Turun Hujan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD terkait mengenai waktu peninjauan lapangan dan penyelesaian tuntutan para pemilik lahan. (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah, Mengecam Keras, Bandar Judi Di Kecamatan Weda Tengah

Daerah

Gerakan Sekolah Sehat 2024, Oleh SLB Negeri Weda.

Daerah

KETUA KSPSI PROVINSI MALUKU UTARA SEBUT, TERKESAN ADANYA PEMECATAN SEPIHAK.

Daerah

Hari Pangan Se-Dunia, Pemda Halteng Gelar Pasar Murah GunaTekan Inflasi

Daerah

TIM PENYIDIKAN DITANTANG PERIKSA PROYEK GOR.

Daerah

Bawaslu Halteng Laporkan 13 Kasus Netralitas ASN Ke Kemenpan

Daerah

Terkait Dermaga Messa, Salah Satu Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Halmahera Tengah Angkat Bicara.

Daerah

Cabor Karate, Tim Popda Halteng Raih Juara Umum.

You cannot copy content of this page