Kamis, 24 September 2026. 13:27’WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Suasana di Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (24/9/2026), dilaporkan memanas setelah sejumlah warga ditangkap aparat Kepolisian pascakejadian penyerangan di Sibenpopo.
Informasi yang dihimpun Pers Tipikor.id, penangkapan terhadap sejumlah warga tersebut berlangsung sejak Kamis pagi. Tindakan itu kemudian memicu keresahan dan penolakan dari sebagian warga di lokasi.
Menurut keterangan warga, penangkapan yang dilakukan secara tiba-tiba membuat masyarakat panik. Warga kemudian mempertanyakan proses penangkapan tersebut, terutama karena menurut informasi awal yang beredar, tidak terdapat pemberitahuan sebelumnya kepada pihak keluarga.
Ketidakpuasan tersebut kemudian berkembang menjadi ketegangan antara warga dan aparat Kepolisian.
Warga yang merasa keberatan berupaya mempertanyakan sekaligus menolak proses penangkapan sejumlah warga yang disebut berkaitan dengan kejadian penyerangan di Sibenpopo.
Situasi semakin memanas ketika sejumlah warga mulai berkumpul dan berhadapan dengan aparat yang berada di lokasi.
Ketegangan kemudian berkembang menjadi benturan antara massa dan aparat. Dalam situasi tersebut, aparat Kepolisian menggunakan gas air mata untuk menghalau massa yang dinilai mulai melakukan perlawanan dan berpotensi mengganggu proses pengamanan.
Penggunaan gas air mata membuat suasana di sekitar lokasi semakin mencekam. Warga yang berada di sekitar titik kerumunan berupaya menjauh, sementara aparat tetap melakukan pengamanan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai jumlah warga yang diamankan, identitas mereka.
Belum diketahui pula secara rinci dasar tindakan penangkapan serta kronologi lengkap hingga terjadi benturan antara warga dan aparat.
Sementara itu, Kapolres Halmahera Tengah yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait situasi tersebut mengatakan bahwa penjelasan akan disampaikan oleh pihak Polda.
“Nanti dari pihak Polda yang sampaikan,” kata Kapolres Halmahera Tengah.
(Editor: Rosa)


