Home / Daerah / Investigasi / Nasional / Regional

Kamis, 24 September 2026 - 12:28 WIB

Penangkapan Warga di Banemo Berujung Bentrok, Gas Air Mata Ditembakkan.

Kamis, 24 September 2026. 13:27’WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Suasana di Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kamis (24/9/2026), dilaporkan memanas setelah sejumlah warga ditangkap aparat Kepolisian pascakejadian penyerangan di Sibenpopo.

Informasi yang dihimpun Pers Tipikor.id, penangkapan terhadap sejumlah warga tersebut berlangsung sejak Kamis pagi. Tindakan itu kemudian memicu keresahan dan penolakan dari sebagian warga di lokasi.

Menurut keterangan warga, penangkapan yang dilakukan secara tiba-tiba membuat masyarakat panik. Warga kemudian mempertanyakan proses penangkapan tersebut, terutama karena menurut informasi awal yang beredar, tidak terdapat pemberitahuan sebelumnya kepada pihak keluarga.

Ketidakpuasan tersebut kemudian berkembang menjadi ketegangan antara warga dan aparat Kepolisian.

Warga yang merasa keberatan berupaya mempertanyakan sekaligus menolak proses penangkapan sejumlah warga yang disebut berkaitan dengan kejadian penyerangan di Sibenpopo.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah warga mulai berkumpul dan berhadapan dengan aparat yang berada di lokasi.

Ketegangan kemudian berkembang menjadi benturan antara massa dan aparat. Dalam situasi tersebut, aparat Kepolisian menggunakan gas air mata untuk menghalau massa yang dinilai mulai melakukan perlawanan dan berpotensi mengganggu proses pengamanan.

Penggunaan gas air mata membuat suasana di sekitar lokasi semakin mencekam. Warga yang berada di sekitar titik kerumunan berupaya menjauh, sementara aparat tetap melakukan pengamanan.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai jumlah warga yang diamankan, identitas mereka.

Belum diketahui pula secara rinci dasar tindakan penangkapan serta kronologi lengkap hingga terjadi benturan antara warga dan aparat.

Sementara itu, Kapolres Halmahera Tengah yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait situasi tersebut mengatakan bahwa penjelasan akan disampaikan oleh pihak Polda.

“Nanti dari pihak Polda yang sampaikan,” kata Kapolres Halmahera Tengah.
(Editor: Rosa)

READ  Masyarakat Dan APH Harus Proaktif Memantau Dua Proyek Kota Weda senilai Rp. 34.740.683.450,36,-

Share :

Baca Juga

Daerah

Peduli Keselamatan di Jalan Raya, Kapolres Halteng Bagikan 100 Helm Gratis kepada Pengendara.

Daerah

Terungkap Di Era Kepemimpinan Mantan Bupati Dan Wakil Bupati Diduga Abaikan Surat Teguran Ombudsman.

Daerah

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Puskesmas Desa Damuli Giat Re Akreditasi.

Daerah

Polres Halteng Gelar Apel Pengecekan Personel KRYD di Weda Tengah dan Weda Utara.

Daerah

Camat Weda Kota, PJ Kades Loiteglas dan Pemuda Bergerak Bersihkan Saluran di Seputaran Jalba.

Daerah

Kapolres Halteng Diminta Tidak Fokus di Satu Titik, Penertiban Galian C (Mineral Bukan Logam) Harus Menyeluruh.

Daerah

PEMBONGKARAN GEDUNG KESENIAN DISINYALIR MENYALAHI PROSEDUR.

Daerah

“Nelayan Muda Desa Sagea: Hasil Riset Nexus3 Foundation, Pemda Jangan Abaikan!”.

You cannot copy content of this page