Kamis, 07 November 2024. 23:44 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR ID.
Terungkap, kurang lebih 24 unit Rumah Layak Huni (RLH) di trans Waleh SP 1 dan SP 2, yang dibangun diera mantan Ikram M Sangaji selaku Pj Bupati tahun 2023, kisaran 21 unit diantaranya hingga kini tak kunjung tuntas.

Sebagaimana berdasarkan informasi dan temuan Pers Tipikor.id, kisaran 21 unit RLH terlihat terbengkalai. Ada yang Pintu dan jendela belum terpasang, dinding belum diplester. Bahkan ada yang atapnya belum terpasang.

Menanggapi hal itu, Sarif salah satu Warga mengatakan, “kalau berdasarkan foto yang ada dan anda perlihatkan itu benar, itu sangat miris. Ini tak pantas terjadi, tapi apa mau dikata kalau kontraktor yang mengerjakan proyek RLH adalah sejumlah kontraktor dadakan tentunya akan terbengkalai, ujarnya.

Amat menambahkan, bukti yang ada kemudian menujukan program yang di banggakan Ikram M Sangaji selaku mantan Pj. Bupati sangat mengecewakan, fakta di lapangan menujukan RLH yang ditujukan bagi warga seperti begini kan sangat miris, harusnya kontraktor menjaga nama mantan Pj Bupati, jelasnya.
Kontraktor yang tidak bertanggung jawab pada akhirnya seperti ini jadinya, seharus pihak hukum dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian sudah sepatutnya memeriksa, karena ini terkait uang Negara, yang jelas ini sudah merugikan Masyarakat dan Uang Negara, tegasnya.
“Sejumlah keterangan yang berhasil diterima Pers Tipikor id, proyek RLH tahun 2023 tersebut telah dicairkan dananya dan sudah termen ketiga, sudah cair 100 persen”, ujar salah satu sumber saat dikonfirmasi via selularnya, akhir pekan lalu.
Ketika disebutkan bahwa di lapangan menunjukan RLH tahun 2023 terlihat terbengkalai, sumber enggan memberi keterangan. Demikian juga ketika ditanya mekanisme penyaluran dana RLH sementara RLH yang ada tidak tuntas. (Rosa).





