Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 8 April 2025 - 12:59 WIB

“Material Galian di Halmahera Tengah Tak Berizin, Tapi Dijual Mahal”.

Senin, 8 April 2025. 13:32 WIT.

HALTENG – PERS TIPIKOR.ID – Aktivitas pengambilan material galian bukan logam seperti batu gamping dan tanah timbunan di Halmahera Tengah kini semakin tak terkendali. Meski dilakukan tanpa izin resmi dari pemerintah provinsi, material hasil tambang ini justru dikomersilkan dengan harga tinggi.

Hasil investigasi Pers Tipikor.id menemukan bahwa satu rit material batu bisa dijual hingga jutaan rupiah kepada warga maupun proyek.

Masyarakat pun menjadi pihak yang paling dirugikan. Selain tak mendapat manfaat, mereka harus menghadapi kerusakan lingkungan serta jalanan yang rusak akibat lalu lalang kendaraan berat.

“Torang cuma bisa lihat jalan rusak. Tapi itu batu rijang deng timbunan tanah dorang barani ambe baru tarada izin, so bagitu baru dong jual mahal. Yang jadi pertanyaan, torang masyarakat dapa dia pe dapat, bahkan bisa tong bilang pemerintah daerah dapa apa,” ujar udin, salah satu warga.

Udin berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, di bawah kepemimpinan Bupati Ikram M. Sangaji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil, dapat bersikap tegas terhadap aktivitas ilegal ini. Meski sesuai aturan izin usaha pertambangan (IUP) batuan bukan logam merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, namun kerugian langsung dirasakan masyarakat dan Pemda Halteng.

“Karena selama tidak ada izin, maka daerah tidak bisa menarik retribusi maupun pajak. Ini jelas merugikan daerah,” tambah Udin.

Ia juga mendesak agar pemerintah provinsi segera menertibkan aktivitas tambang ilegal dan membuka ruang perizinan yang transparan bagi pelaku usaha legal. Dengan begitu, selain hukum dan lingkungan terjaga, daerah juga mendapat manfaat melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Rosa)

READ  "Material Galian di Halmahera Tengah Tak Berizin, Tapi Dijual Mahal".

Share :

Baca Juga

Daerah

Ratusan Juta Tak Terserap, Program Pendidikan Nonformal Halteng Gagal Menyentuh Sasaran.

Daerah

Desak KPK, Periksa Sejumlah Pejabat, Terkait Kasus Jalan Nasional Wilayah II Maluku utara/Kab, Halmahera tengah.

Daerah

“Di Depan Mata, Jalan Hotmix Mangkrak, DPRD Tak Bergerak”.

Daerah

Perangkat Desa Beri Dukungan Dengan Memposting Dukungan ke Salah Satu Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Daerah

Mengulik Dugaan Penyimpangan Pencairan Proyek Jalan Sif-Palo Tahun 2023.

Daerah

Pengelola Wisata Gua Bokimoruru Semangat Perbaiki Akses Jalan di Tengah Puasa.

Daerah

Warga Mulai Nikmati Jalan Desa Wedana Meski Pembangunan Belum Rampung.

Daerah

Diduga Langgar UU Minerba, Galian C Ilegal Suplai Proyek Rp9,9 Miliar di Patani Utara.

You cannot copy content of this page