Rabu, 13 Desember 2023.12:51 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Sektor usaha jasa konstruksi di Halmahera Tengah dewasa ini menjadi sorotan. Hal ini karena maraknya kontraktor dadakan bermunculan.

Pada akhirnya, kontraktor asli malah tersisih oleh kontraktor dadakan, Sekretaris tim investigas tepatnya dikedai black pink.
Selain itu, pada akhirnya membuat kualitas pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur belakangan ini makin jelek.
Seperti salah satu bukti pekerjaan saluran yang ada di Desa Wedana tepatnya dibelakang rumah tiga DPRD. Proyek dengan pelaksana CV SA MLONGE PRATAMA, yang dianggarkan senilai
Rp. 2.74.000.000 sumber dana DAU Tahun 2023, nomor kontrak 640/79/SPP-PDD/DPKPP-HT/2023, jelasnya.
Menurutnya, dinas terkait harus gunakan fungsinya supaya awasi setiap proyek yang ada. Contoh dari kualitas pekerjaan proyek seperti di Desa Wedana tersebut tidak bisa dijadikan contoh, yang baik, ujarnya.
Kami tidak perlu sampaikan apa masalahnya, coba pihak pengawas dari dinas terkait turun dan buktikan dengan mata kepala sendiri bagaimana kondisi proyek tersebut, harapnya.
Selain itu kami berharap agar kontraktor-kontraktor dadakan yang memakai perusahaan orang lain jaga kualitas dari pekerjaan, karena apabila ada temuan atau kejanggalan dari setiap pekerjaan proyek maka kontraktor yang punya perusahaan yang paling bertanggungjawab, tegasnya.
Sampai berita ini terpublikasi belum ada tanggapan dari pihak Dinas terkait. (Rosa).

