Rabu, 21 Mei 2025.22:09 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID – Dibalik segala keterbatasan, ada upaya dan niat baik yang terus dilakukan oleh para petugas di lapangan. Mereka bukan hanya bekerja, tapi mengabdi — demi memastikan setiap masyarakat tetap mendapatkan hak dasarnya: air untuk hidup.

Layanan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Tengah mengalami gangguan akibat jebolnya Gete Valve di kawasan Pasir Putih. Gangguan ini berdampak pada terhentinya aliran air dari sumber Pasir Putih menuju bak penampung utama di Kali Fidi.

Direktur PDAM Kabupaten Halmahera Tengah Agussalim Elake ketika dikonfirmasi Pers Tipikor mengungkapkan,akibat kerusakan tersebut, sejumlah wilayah terdampak, terutama di jalur distribusi sekitar Toko Harapan Jaya hingga kawasan Were Pantai. Untuk mengantisipasi kekosongan suplai air, PDAM melakukan sistem buka-tutup jalur distribusi, di mana masyarakat yang mendapat layanan air di siang hari, tidak akan menerima pasokan pada malam hari, dan sebaliknya.

Lanjut Agussalim Elake, sementara itu, Pusat Operasi (PO) Fidi yang melayani Desa Fidi Jaya dan Desa Were masih tetap beroperasi karena menggunakan sumber air dari Kali Fidi, yang tidak terdampak langsung oleh kerusakan tersebut.
Di sisi lain, PO Moriala juga menerapkan sistem buka-tutup serupa, mengingat saat ini operasionalnya hanya mengandalkan pompa berkapasitas kecil, yang tidak mampu melayani kebutuhan masyarakat secara penuh dalam waktu bersamaan.
Sebagai langkah darurat, PDAM Halteng juga menurunkan armada mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami gangguan.
Agussalim menyampaikan bahwa perbaikan Gete Valve akan dilaksanakan besok. Namun, proses penanganan memerlukan waktu karena lokasi Pasir Putih hanya dapat diakses dengan katinting menyeberangi Kali Fidi selama sekitar 1 jam, dilanjutkan dengan perjalanan darat menyusuri kali sejauh 3 kilometer. Jarak dari PO Fidi ke lokasi kerusakan mencapai 15 kilometer dan hingga kini belum tersedia akses jalan, jelas Agussalim.
“Usulan sudah kami sampaikan ke instansi terkait, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut,” ungkap Agussalim. (Editor: Rosa)


