Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 1 April 2024 - 23:31 WIB

Berburu Takjil, Sinyal Positif Geliat Ekonomi Mikro.

Senin, 1 April 2024.00:16 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Dengan mengeliatnya aktivitas warga sebagai pedagang takzil
di sejumlah titik Kota Weda pada saat Ramadhan untuk memperoleh penghasilan lebih
adalah menjadi sinyal positif bagi ekonomi mikro.

Keberadaan penjual Takjil khas di bulan Ramadhan ini merupakan salah satu yang menyemarakkan bulan suci Ramadhan tahun 2024.

Apalagi pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengizinkan
pelaksanaan kegiatan Bazar Ramadhan dengan tempat yang telah disiapkan.

Musrifa salah satu pedagang Takjil di seputaran Mesjid Agung Darussalam Kecamatan Weda
mengaku bersyukur Ramadhan tahun ini dapat berjualan seperti biasa. “Alhamdulillah bisa jualan seperti biasa, ” ujar Musrifa.

Menurutnya, untuk hari pertama puasa sampai dengan saat ini memasuki puasa ke 22 Alhamdulillah lumayan pendapatan kami. Bagi kami Ramadan menjadi tahun yang paling berkah, Alhamdulillah omset penjualan kami per-hari bisa laku terjual habis, ungkapnya.

“Pendapatan kami pada Ramadan 2024 per hari sangat luar biasa,” singkat salah satu temannya.

Untuk Ramadan tahun ini, kata Marifat, sejak hari pertama puasa Alhamdulillah bisa mendapatkan omset, Rp 2 Juta per hari, itu pun tergantung banyaknya jualan kami bawa. Seperti hari ini untuk jualan saya habis terjual, tuturnya.

Saat Pers Tipikor. Id mengunjungi lapaknya, Marifat tampak melayani para pembeli untuk membeli dalampa bustik ciri khasnya Marifat.

Sambung Musrifa, Insha Allah kedepan nantinya, “kami berharap agar Pemerintah dan DPRD menyiapkan lokasi khusus hingga bisa tertata secara baik, harapnya. (Rosa).

READ  Rinaldi Jamaludin Asal Halteng Desa Loloe Diberangkatkan Mengikuti Lomba Balap Kursi Roda Tingkat Nasional.

Share :

Baca Juga

Daerah

MASYARAKAT PERUMAHAN 40 GELAR RAPAT BERSAMA KEPALA DINAS BPMD.

Daerah

Bukti Pelanggaran ASN Kian Menjadi, Bawaslu Dan Panwascam Diminta Tegas.

Daerah

Praktisi Hukum Sebut; Tidak Ada Alasan Para Pelaku Pengeroyokan Tidak Ditahan.

Daerah

Mantan Ketua KMMDK : PT. MAI Sudah Keterlaluan, Pengrusakan Mobil Warga Bentuk Anarkisme dan Penghinaan terhadap Pemerintah.

Daerah

Pemdes Waleh Gelar Posyandu untuk Lansia hingga Balita, Sekaligus Serahkan Bantuan Alkes.

Daerah

Aliansi APPK Malut Serukan Aksi Desak Kapolda Usut Dugaan Konspirasi Hilangnya Uang Daerah.

Daerah

TAK HANYA DISOROTI, PIHAK APH DIMINTA PERIKSA KONTRAKTOR DAN PPK.

Ekonomi

Kerja Sama Dinas Pertanian Halmahera Tengah Dan Pondok Pesantren Salman Al-farizi Dalam Menekan Inflasi.

You cannot copy content of this page