Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 12 September 2025 - 08:45 WIB

Tuntut Hak Lahan dan Kontrak Kerja, Sejumlah Warga Sagea-Kiya Kompak Hentikan Aktivitas PT MAI.

Jum’at, 12 September 2025.09:43 WIT

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Sejumlah masyarakat di Desa Sagea-Kiya, Kecamatan Weda Utara, menyampaikan komplain terhadap perusahaan pertambangan PT Mahakarya Abadi Indonesia (PT MAI). Aduan warga ini mencuat lantaran perusahaan disebut sudah melakukan aktivitas di area jety, padahal lahan yang digunakan belum dibayarkan kepada pemiliknya.

Berdasarkan keterangan yang diterima Pers Tipikor, pemilik lahan mendesak agar pihak perusahaan segera menghentikan aktivitas di atas tanah tersebut sebelum ada penyelesaian ganti rugi. Mereka menegaskan hak atas tanah harus diselesaikan lebih dahulu sebelum perusahaan melanjutkan operasional.

Selain persoalan lahan, muncul pula keluhan dari sejumlah karyawan Tenaga Harian Lepas (THL). Mereka menuntut agar status kerjanya ditingkatkan menjadi kontrak, sesuai kesepakatan bersama yang telah dibuat sebelumnya.

Kesepakatan tersebut melibatkan pihak manajemen PT MAI, perwakilan pekerja, Dinas Tenaga Kerja, Komisi I DPRD Halmahera Tengah, Kepala Desa, Camat, hingga Kasubsektor setempat. Hal ini dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani pada 22 Agustus 2025. Namun, hingga kini kesepakatan itu tak kunjung ditindaklanjuti, sehingga menimbulkan kekecewaan di kalangan pekerja.

Berdasarkan video yang diterima Pers Tipikor, terlihat sejumlah warga melakukan aksi penutupan aktivitas dengan beradu argumen bersama pihak perusahaan. Dalam rekaman itu, ketegangan sempat terjadi lantaran warga bersikeras menolak aktivitas sebelum hak-hak mereka dipenuhi.

Adapun sejumlah pemilik lahan yang menuntut hak pembayaran antara lain: Abadan Togubu, Hj. Fahmi, Tamrin Halek, Taslim Ambar, Ali Sabar, Umar Sinen, dan Abidin Taher.

Warga dan karyawan mendesak PT MAI agar segera memenuhi kewajiban baik terkait penyelesaian lahan maupun kepastian status tenaga kerja. Mereka juga berharap pihak pemerintah daerah serta instansi terkait turun tangan menyelesaikan persoalan ini agar tidak menimbulkan gejolak sosial di kemudian hari.

READ  Upaya Tangani Inflasi, Dinas Ketahanan Pangan Dan Cv. King Yusuf Salurkan Bantuan Pangan.

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Proyek Talud Pakai Terumbu Karang, “Penjabat Bupati Membisu”.

Daerah

Praktisi Hukum Tegaskan: Bendahara Pemegang Kunci Kasus Uang Hilang di Halteng.

Daerah

Terpantau Salah Satu ASN Dinas Perkim Masuk Ruang Kejaksaan, Diduga Proyek Miliaran Diselidiki.

Daerah

“Rp 7,604,910,219 Salah Klasifikasi Anggaran Lintas OPD — Indikasi Pola Penganggaran Seragam Terungkap”

Daerah

JELANG HUT 17 AGUSTUS YANG KE 78, TAMAN KANAK-KANAK NEGERI KULAYEVO ANTUSIAS MERIAHKAN LOMBA.

Daerah

Personel Kodim 1512/Weda, Gagalkan Selundupan Miras Jenis Cap Tikus.

Daerah

TERUNGKAP, SALAH SATU WISATAWAN TENGGELAM DAN HILANG.

Nasional

Rektor Unhas, Jurnalis, Kekerasan Seksual dan Sistem Proteksi Diri Whistleblower

You cannot copy content of this page