Selasa, 8 April 2025.22:49 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Wakil Ketua DPRD Halmahera Tengah, Munadi Kilokada, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi dari masyarakat Desa Sagea Kiya yang selama ini mengelola objek wisata Boki Maruru.
Hal ini disampaikan Munadi lewat pesan tertulisnya, pada Senin (8/4).
“Tadi kami menerima masyarakat Sagea Kiya yang mengelola Boki Maruru itu. Setelah mendengar keluhan mereka, kami berencana akan memanggil pemerintah desa Sagea Kiya bersama para pengelola Boki Maruru agar bisa difasilitasi penyelesaian polemik yang terjadi,” ujar Munadi.
Ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah tersebut secara kekeluargaan, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
“Kami sangat berharap polemik ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan, supaya semua pihak tidak merasa dirugikan, baik dari pihak pengelola maupun pemerintah desa,” lanjutnya.
Selain itu, Munadi juga menyoroti dampak penutupan akses ke lokasi wisata yang cukup merugikan, terutama di masa liburan di mana banyak wisatawan lokal ingin berkunjung.
“Tentu, sambil menunggu proses penyelesaian polemik itu, kami berharap tempat wisata Boki Maruru bisa segera dibuka kembali aksesnya.
Tidak ada penutupan lagi, apalagi sekarang ini hari-hari libur, banyak wisatawan lokal yang akan mengunjungi kawasan tersebut. Kalau akses ke Boki Maruru ditutup terus, yang rugi bukan saja pengunjung, tapi juga masyarakat dan pemerintah desa setempat,” pungkasnya. (Rosa).

