Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 00:10 WIB

Masyarakat Dan APH Harus Proaktif Memantau Dua Proyek Kota Weda senilai Rp. 34.740.683.450,36,-

Sabtu,17 Agustus 2024.01:06 WIT.

HALTENG PERS TIPIKOR.ID.                  
Korupsi tak harus merajalela, ketika peran masyarakat aktif dalam satu gerakan, yaitu antikorupsi. Pemantuan berbasis masyarakat adalah sebagai bentuk Control dalam Pembangunan Daerah ini, hingga terciptanya pembangunan yang efektif, efisien, transparansi dan akuntabel, sebab
partisipasi masyarakat bukan hanya menjadi penerima program pembangunan,

Seperti bukti penulusuran Pers Tipikor.id, adanya proyek Peningkatan jalan ke hot-mix dalam kota Weda, dengan sumber dana APBD 2024, nilai pagu anggaran Rp.15.000.000.000,00,- harga negosiasi Rp.14.900.000.000,00,- dengan pemenang JJWod alamat Halmahera Utara.

Paket pekerjaan dengan kode lelang 3326729, dengan lingkup pekerjaan, divisi 1 Umum, divisi 3 pekerjaan tanah dan geosintetik, divisi 5 perkerasan berbutir, divisi 6 perkerasan aspal. Jangka waktu pelaksanaan 210 hari kalender terhitung sejak tanggal SPMK. Telah dilakukan tanda tangan kontrak pada 23 April 2024.

Preservasi jalan hot-mix dalam kota Weda rencana umum pengadaan sumber dana APBD Tahun 2024 nilai pagu anggaran Rp.19.840.000.187.,90,- pemenang PT.  Liberty Citra Cakrawala, Alamat Kabupaten Pulau Morotai.

Berdasarkan informasi yang diterima Pers Tipikor.id, bahwa kedua pekerjaan proyek tersebut tidak ada plang proyek.

Sarif salah satu warga Desa Fidijaya, ketika dikonfirmasi mengatakan, kita tidak mengetahui kedua paket proyek tersebut, papan informasinya dimana. Apakah dari kedua paket proyek itu salah satunya yang mengerjakan tambal sulam? ataukah yang mana? Ini yang tidak jelas.

Selain itu kata Sarif, sebagai masyarakat ini rasa peduli yang harus kami utarakan, karena setiap pekerjaan proyek pemerintah menggunakan uang rakyat dari pajak pajak, artinya kalau tidak ada papang proyek, ini diduga pihak dinas terkait membiarkan kontraktor terkesan menutupi informasi pengerjaan dari masyarakat, maka APH berkewajiban memeriksa, tegasnya. (Rosa).

READ  Dari Akar Budaya Menuju Perubahan, Mujahim Ibrahim Siap Pimpin Desa Were.

Share :

Baca Juga

Daerah

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Puskesmas Desa Damuli Giat Re Akreditasi.

Daerah

Gelombang Meninggi di Sagea, Warga Minta Dana CSR Perusahaan Segera Digerakkan.

Daerah

Tak Mengindahkan Edaran Bupati, Direktur RSUD Weda Layak Dinonjob.

Daerah

Moh. Fitra, “Sang Aktivis Pecinta Alam, Kini Nakhodai FPTI Maluku Utara”.

Daerah

Ridol Arimawa Protes Pemberitaan Sepihak Soal Hasil Pilkades Fritu.

Daerah

Langganan Genangan, Hujan Sejam Buat Jalan Raya di Depan Rumah Mantan Ketua DPRD Terendam.

Daerah

FPTI Provinsi Maluku Utar Gelar Rapat Konsolidasi di Kafe 90 Derajat, Bahas Program Kerja dan Penguatan Organisasi.

Daerah

“Dukungan Elang-Rahim Terus Melejit, Ungguli Paslon Lain”.

You cannot copy content of this page